Monday, July 16, 2007

Pengertian Adnsense...

Sejarah Singkat Google Adsense




Sebelum adanya program Adsense, ada 2 cara bagi para online marketer untuk mendapatkan penghasilan:

1. Menjadi Publisher untuk pemasangan iklan banner (Banner Ad); dan
2. Mengikuti Program Afiliasi (Affiliate Program)

Sekarang akan saya jelaskan satu per satu...

Menjadi Publisher Untuk Pemasangan Iklan Banner (Banner Ad)

Ada sebuah perusahaan seperti Value Click Media yang membuka jasa menjual ‘space’ iklan berbentuk banner untuk ditempatkan di jaringan mereka.

Banyak pemilik produk yang memasang iklan banner pada mereka. Pemilik produk ini disebut sebagai ‘Advertiser’ (pemasang iklan).

Nah, pemilik situs yang tidak memiliki produk seperti kita, bisa mendaftar ke Value Click Media untuk menyimpan banner-banner pemasang iklan untuk mendapatkan keuntungan. Posisi kita dalam hal ini disebut sebagai ‘Publisher’ alias bergabung menjadi jaringan Value Click Media.

Publisher menyimpan kode tertentu yang diberikan oleh Value Click Media di situs mereka, dan banner orang lain pun muncul di situs mereka secara otomatis.

Mungkin Pembaca pernah melihat iklan banner di Internet, seperti di Yahoo! atau tempat-tempat lainnya seperti iklan banner tentang dating, reunion, free screensaver, dll.

Seperti contoh iklan banner di bawah sering kita lihat di Yahoo!



Nah, Yahoo! pun, jangan salah, dia mendapatkan keuntungan dari pemasang iklan sekolah online tersebut. Si pemilik banner dia sebenarnya tidak langsung kontak ke Yahoo untuk banner nya di pasang di situs mereka, melainkan melalui pihak ke-3 seperti Value Click Media. Dan Value Click Media-lah yang mengatur banner mereka muncul di mana!

Dalam hal ini, Yahoo! pun berlaku sebagai ‘Publisher’.

Siapapun yang memiliki situs bisa berlaku sebagai Publisher seperti Yahoo! di atas. Tapi memang khusus untuk Value Click Media ini, mereka punya ketentuan untuk menjadikan sebuah situs bagian dari jaringan mereka. Biasanya mereka hanya akan menerima situs yang sudah banyak pengunjungnya atau traffic nya sudah cukup banyak!

Komisi pembayaran iklan banner untuk para Publisher diberikan dengan 2 cara, tergantung perusahaan yang menjadi ‘provider’ iklan banner, seperti Value Click Media. (Note: Di internet ini ada banyak provider iklan banner, Value Click Media merupakan salah satunya).

Cara pembayaran komisi iklan banner untuk Publisher:

  1. Berdasarkan Per 1,000 impression/kemunculan iklan.

    Maksudnya, kalau banner yang dipasang di situs kita itu sudah 1000 kali muncul kita baru mendapatkan bayaran. Ingat, 1000 itu bukan 1000 orang, tapi 1000 kali ‘muncul’. Contoh, kalau seseorang datang ke situs kita, dan banner itu muncul, maka itu dihitung sebagai 1 impression. Kalau dia ‘refresh’ halaman itu lagi, maka jadi 2 impression, dst.

    Pembayaran komisi bervariasi. Rata-rata Publisher mendapatkan komisi sekitar $20 per 1000 impression. Jadi jika seorang pemilik website mendapatkan 10.000 hit/impression maka dia akan mendapatkan komisi sebesar $200.
  2. Berdasarkan Per klik.

    Ada juga komisi yang diberikan berdasarkan per klik. Maksudnya, Publisher baru akan mendapatkan pembayaran jika ada orang yang meng-klik banner tersebut. Pembayaran komisi juga akan sangat bervariasi. Katakanlah sekitar 5 - 20 sen per klik. Tergantung iklan.

Menjalankan iklan banner bukan tanpa kendala, salah satunya adalah banyaknya iklan banner yang muncul dan tidak tertarget.

Misalnya, iklan tentang "VOIP" atau bahkan ‘Dating’ muncul di situs bertemakan ‘football’. Aduh, aneh sekali khan?

Cara lain untuk mendapatkan penghasilan online yaitu melalui Affiliate Program (program afiliasi). Khusus untuk penjelasan yang satu ini Pembaca bisa membaca Modul, Video dan juga Audio-nya di menu Internet Marketing Main Modules!

OK, sekarang saya akan lanjut pada penjelasan sedikit tentang Google Adwords. Ini perlu saya jelaskan karena kemunculan Adwords inilah yang mendorong Google kemudian membuka Google Adsense.

Google Adwords

Adalah layanan pemasangan iklan ‘Pay Per Klik’ tertarget dari Google yang awalnya mereka simpan hanya di Search Engine mereka saja. Iklan Adwords ini hanya akan muncul jika seseorang mencari informasi tertentu melalui Search Engine mereka.

Contoh, jika kita mencari informasi seputar ‘cheap computer’ (komputer murah), maka akan muncul ‘sponsored link’ di bagian kanan seperti terlihat pada gambar di bawah:



Jika Pembaca mengetikan "Football", maka hanya iklan tentang "football" yang akan tampil pada pencarian tersebut, dsb. Nah, seandainya Pembaca meng-klik salah satu iklan sponsor tersebut, maka si pemasang iklan harus membayar Google untuk klik tersebut!

Munculnya Program Google Adsense

Setelah meluncurkan Google Adwords, langkah selanjutnya yang dilakukan Google adalah membuka program Google Adsense.

Google kini memberikan kesempatan kepada para pemilik situs untuk menempatkan iklan Adword di situs mereka.

Dengan kata lain, kita sebagai pemilik situs, bisa mendapatkan keuntungan dari setiap klik pada iklan Adwords yang dilakukan oleh pengunjung situs kita!

Robot Google akan menganalisis setiap teks yang ada di setiap halaman situs kita dan secara otomatis robot akan mengirimkan iklan yang sesuai dengan tema halaman situs kita!

Misalnya situs kita tentang ‘meja’, maka iklan yang muncul secara otomatis akan seputar meja atau furniture misalnya. Atau situs kita tentang pernikahan, maka iklan yang muncul pun akan berhubungan dengan pernikahan, dsb.

Lihat contoh situs Adsense di bawah! Tema situs adalah tentang pernikahan (wedding), maka iklan yang muncul pun seputar pernikahan (saya lingkari dengan warna hijau)!



Saya hanya tinggal menyimpan ‘kode’ yang diberikan dari Google, dan si robot akan secara otomatis membaca ‘tema situs saya tentang apa’, dan dia akan memberikan iklan yang berhubungan!

Kelebihan Menjalankan Program Google Adsense

Saat ini, Google Adsense merupakan pilihan paling menarik yang bisa dijalankan oleh SIAPA SAJA yang memiliki website sendiri.

Banyak alasan kenapa kita patut melirik peluang yang satu ini dalam memulai bisnis online.

11 Alasan Kenapa Kita Ingin Mengikuti Program Google Adsense:

1. Lebih Fokus Membuat Konten

Dengan menempatkan iklan Adsense, bisnis online akan lebih mudah untuk dijalankan. Kita tidak perlu berhubungan dengan ‘customer support’ atau melayani para pelanggan karena selebihnya sudah diatur oleh Google, sehingga kita bisa lebih fokus memperbaiki dan menambah konten, atau bahkan membuat website baru.

2. Iklan yang Tertarget

Kita tidak perlu khawatir terhadap iklan yang akan ditempatkan di situs kita. Dipastikan kumpulan iklan pasti akan sesuai dengan tema situs kita.

Dengan munculnya iklan yang tertarget ini, maka bisa meningkatkan ‘Click Thru Rate’ pengunjung pada iklan Adsense yang ada di situs kita, karena iklan berhubungan dengan apa yang mereka cari.

Sebelum Google Adsense muncul, untuk mendapatkan iklan tertarget, para pemilik situs perlu secara manual mencari program affiliate yang sesuai dengan konten.

3. Komisi Setiap Bulan

Google adalah perusahaan dengan keadaan keuangan yang sangat baik, maka kita tidak perlu khawatir terhadap masalah pembayaran. Dipastikan setiap bulan kita akan mendapat komisi sesuai hak kita.

4. Kumpulan Iklan yang Tidak Mengganggu

Tidak seperti iklan banner, Iklan Adsense tidak akan mengganggu pengunjung, karena berbentuk teks link!

Malahan, dikarenakan iklan yang tampil tertarget sesuai topik situs, justru ini akan bermanfaat bagi pengunjung.

5. Kendali atas tampilan iklan

Google memberi kita kemungkinan untuk melakukan perubahan terhadap warna, atau bentuk iklan yang berbeda. Sehingga kita bisa menempatkan iklan dengan berbagai jenis tampilan (layout) berbeda tanpa perlu mengubah desain situs.

6. Mudah dan cepat

Menempatkan iklan Adsense tidaklah sulit, cukup login, membuat kode Adsense, lalu copy paste di website, tunggu sesaat, dan iklan Adsense pun akan muncul!

7. Adanya reporting tools

Google men-tracking setiap informasi yang bisa kita gunakan untuk memaksimalkan penghasilan kita. Salah satunya dengan menggunakan "channels", kita bisa tahu iklan mana yang menghasilkan dan mana yang tidak.

8. Cukup Daftar 1 Kali

Meski kita memiliki ratusan website, kita hanya perlu daftar 1 kali, dan ‘kode’ yang kita dapatkan bisa kita simpan hingga di 200 situs kita lainnya!

Dan tentu saja, meski ke-200 situs kita itu beda-beda topiknya, jangan khawatir, robot Google yang akan mengatur iklan apa yang susuai untuk situs kita! Asyik bukan? :-)

9. Melakukan Block Terhadap Pesaing

Kalau kita punya saingan, dan tidak ingin iklan saingan kita muncul di situs kita, Google memberikan alat yang memungkinkan kita untuk memblock iklan mereka.

10. Jaringan Iklan Yang Sangat Luas

Ratusan bahkan mungkin jutaan orang beriklan di Adwords, sehingga iklan akan selalu ada! Bahkan untuk niche terkecil sekalipun.

11. Keuntungan yang tidak Terbatas

Sejujurnya, ini adalah alasan yang paling mendorong minat banyak orang untuk menjalankan Adsense. Jika ditanya berapa banyak uang yang bisa dihasilkan, kemungkinannya adalah tidak terbatas! :-)

Tentu saja saya tidak menjanjikan berapa banyak uang yang bisa dihasilkan Pembaca melalui Adsense, itu semua akan tergantung beberapa faktor, seperti: topik situs, target market, content, traffic yang didapatkan, dll.

Seseorang bisa berpenghasilan mulai dari $0, ratusan, ribuan, bahkan hingga miliaran dari Adsense!

Apakah ada panduan-interneters yang sudah berpenghasilan besar dari Google Adsense? Ada! Dia dari Surabaya. Maaf, beliau tidak bersedia disebutkan namanya.

Satu hari dia mengkontak saya "Saya terima kasih telah mengajar saya", dia lalu memberikan ‘username dan password’ nya kepada saya untuk melihat berapa penghasilan dia dari Adsense!

Mata saya cukup terbelalak, penghasilannya dari Adsense telah mencapai ribuan US dollar!

Apa rahasianya dia berpenghasilan besar? Dia teliti sejak tahap awal. Dia teliti saat melakukan riset target market dan menentukan topik situs!

Pada saat saya Seminar juga ada panduan-interneters yang mendatangi saya dan mengaku telah berpenghasilan ada yang $100 s/d $600 per bulan. Saya yakin pasti ada panduan-interneters lainnya juga yang sudah berpenghasilan lumayan dari Adsense, cuma mereka memilih untuk diam-diam kali yee... ;-)

Prospek Adsense di Masa Depan

Banyak orang percaya program Adsense mempunyai masa depan yang cerah karena tidak terjebak oleh berbagai kendala yang kerap kali dialami oleh iklan dalam bentuk lain seperti iklan banner yang seringkali tidak tertarget.

Satu-satunya kendala yang perlu Google waspadai dari Adsense adalah adanya klik fraud.

Tapi untungnya, Google telah menangani hal ini dengan serius dan memberi sangsi untuk setiap orang yang menurut Google telah melanggar peraturan.

Sebagai informasi untuk Pembaca, account Adsense saya sendiri ditutup karena di situs saya telah terjadi klik fraud. Ada orang Indonesia yang datang ke situs saya di www.TheBestAffiliate.com dan dia mengklik Adsense saya dalam satu menit hingga 800 kali! :-( Saya pun tidak tahu bagaimana dia melakukan hal itu, mungkin jarinya ada 1000 :-)

Saya tahu, tujuan dia ingin agar Google menyangka telah ada klik fraud di situs saya. Dan memang tiada ampun, Google pun akhirnya menutup account saya secara sepihak! Ouch! Saya pun kehilangan ratusan juta penghasilan saya setiap bulan dari Google!

Yaah.. begitulah, kadang saya tidak mengerti orang Indonesia. :-)

Yang lalu biarlah berlalu... biarin orang menyakiti, yang penting rejeki ngalir terus! ;-)

Nah, saya hanya bisa memberi nasehat pada Pembaca untuk tidak terlalu terbuka pada orang lain situs apa saja yang Pembaca miliki. Kecuali mereka memang target market Pembaca. (Kalau Pembaca mau lihatin situs Adsense nya ke Saya boleh saja sih, yang jelas Saya tidak akan melukai muridnya) ;-)

OK Pembaca! Sampai di sini perkenalan seputar Google Adsense. Jika Pembaca tertarik dengan program Adsense, sekarang waktunya Pembaca untuk mulai belajar! :-)

Silakan Download modul utama seputar Adsense dari saya di bawah!


“Search Engine Optimization” (SEO) Bagian Ke-3

Tip #1 Tips Mencari Link Partners
Di Modul SEO ke dua saya sudah membahas tentang hal apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan ‘Off-Page Optimization’, dan panduan-interneters sudah mengerti.
Juga dalam modul tersebut saya sempat katakan, usahakan untuk mendapatkan link partners dengan Page Rank minimum 3.
OK! Sekarang kita bahas bagaimana mencari Back Link dengan Google Page Rank minimum 3.
Banyak pemula yang mengaku, begitu sulit mencari situs yang memiliki Page Rank yang tinggi dan mau nge-link dengan situs mereka yang masih baru dan Page Rank nya masih 0. Duh.. kacian deh lu... ☺
Tapi tidak apa-apa. Saya pun pernah mengalami hal yang sama. Nah, kalau panduan-interneters merasakan hal di atas, saya sarankan untuk menyicil dengan mulai mencari Back Link yang memiliki Page Rank minimal 1 dan 2. Asal jangan nol!
Penting: Tidak semua pemilik situs menyediakan halaman untuk ‘link exchange’. Banyak pemilik situs yang merasa tidak perlu untuk memiliki halaman link partners ini dan mereka tidak bersedia untuk bertukaran link dengan pemilik situs lain.
Nah, yang harus kita cari adalah mereka yang memiliki halaman situs untuk ‘link exchange’. Biasanya mereka memberi halaman tersebut dengan nama di antaranya sebagai berikut: links, resources, link partners, link exchange, atau link swap.
Jadi sebelum mengundang pemilik situs untuk dijadikan link partners, pastikan dulu, apakah mereka menerima link exchange atau tidak. Perhatikan situsnya, apakah ada halaman dengan nama links, resources, link partners, link exchange, atau link swap.
Kalau tidak ditemukan, kemungkinan besar mereka memang tidak menerima Link Exchange. Jadi, ini hanya akan membuang waktu kita untuk mengajaknya bertukar link dengan kita.
Penting: Sering saya temukan sebuah situs yang menawarkan kepada kita untuk menempelkan banner atau sekadar link mereka di situs kita. Biasanya mereka menyebutnya dengan ‘Recommend Our Site”. Mereka minta kita untuk membuat situs kita nge-link pada situs mereka, tapi mereka tidak menyebutkan akan nge-link balik ke situs kita. Hmm... ini situs egois namanya, jadi tinggalkan saja! ☺

Di pihak lain, seandainya kita menemukan situs yang menyediakan halaman khusus untuk ‘Link Exchange’, maka sebelum mengundangnya untuk dijadikan Link Partners, lihat dulu halaman ‘link partners’ situs mereka. Apakah halaman link partners mereka memiliki Page Rank yang cukup? Katakanlah halaman Link Parters mereka memiliki Page Rank 2 atau 3, lalu apakah di sana ada banyak link partners yang lain?
Nah, kalau sudah okay alias memenuhi persyaratan, kita bisa mulai mengundang mereka untuk bertukeran link dengan situs kita!
Sebelum mengundang, usahakan kita sudah menambahkan link situs mereka terlebih dahulu di halaman situs yang kita buat khusus untuk link partner kita! Hal ini biasanya akan memancing calon link partners untuk nge-link balik ke situs kita. Tunggu dalam jarak 1 – 2 minggu, dan lakukan follow up. Kalau masih belum nge-link balik ke situs kita, kita hapus saja link mereka dari situs kita.
Ingat, jika kita berhasil memiliki Back Link dari halaman yang memiliki Page Rank yang bagus, maka secara otomatis situs kita akan ‘mendapatkan bagian’ atas ranking/Page Rank dari halaman tersebut.
Memang, hal inilah yang menjadi alasan kenapa sulit bagi situs baru untuk mendapatkan Back Link dengan Page Rank tinggi. Umumnya situs dengan Page Rank tinggi dan pemiliknya mengerti tentang off-page optimization, mereka tidak akan mau nge-link ke website lain yang masih baru. Sebab, mereka tahu, Page Rank halaman mereka akan dibagi-bagi.
Tapi tenang…. sebenarnya tidak semua pemilik situs mengerti tentang pembagian Page Rank ini. ☺ Tidak jarang saya menemukan pemilik situs yang memiliki Page Rank tinggi, tapi dia mau saja tukeran link dengan situs yang Page Rank nya Nol. Itu menunjukkan si pemilik situs tidak paham tentang Off-Page Optimization. ☺
Ada juga pemilik situs yang memiliki Page Rank tinggi, dan mengerti tentang Off-Page Optimization, dia mau menolong situs baru yang Page Rank nya masih nol, dengan imbalan link situs mereka harus kita simpan di ‘halaman utama’, bukan di halaman link partner yang telah kita sediakan.
Tapi sekali lagi, meski demikian, kita harus tetap waspada, perhatikan di mana link kita akan dia simpan. Bila link kita di simpan pada halaman yang Page Rank nya 0, maka akan percuma.
Meski kelihatannya agak sulit dan rumit untuk mencari link partner ini, tapi percaya deh, di luar sana lebih banyak pemilik situs yang tidak paham soal Off-Page Optimization! Jadi jangan menyerah untuk mencarinya! Dan ingat, usahakan untuk selalu mencari situs di mana topiknya berhubungan dengan topik situs kita. ☺

Di pihak lain, meskipun mencari Back Link dengan page rank di atas 4 itu memang agak sulit, namun kalau kita memiliki situs yang benar-benar bagus, bukan tidak mungkin ada situs yang memiliki page rank tinggi mau nge-link ke situs kita dengan sendirinya!
Jadi, bangunlah terlebih dahulu situs yang benar-benar bagus dan optimal, baik dari segi keunikan kontent ataupun dari segi on-page optimization. Setelah itu, baru kita mencari link partner yang memiliki page rank tinggi dan diharapkan mau nge-link balik ke situs kita.
Di bawah adalah contoh email yang baik untuk calon link partners kita:
Dear,
My name is John Smith. I am seeking out possible link partners that our visitors would be interisting in visiting. I’ve found your website to be a very good fit for our visitors.
I have already gone ahead and added your link to our website at: http://www.NamaDomain.com/linkpartners.htm
I am contacting you to see if it is ok to have done so. Also, I would like to ask if you mind linking back to us ? if so, please use the linking details below and send me the location of our link on your website.
Here is our linking details :
Title : ( isi dengan kata kunci yang menjadi target market kita)
Description : (tuliskan deskripsi situs di sini )
URL : http://www.NamaDomain.com
I hope this can be a way for us to benefit our visitors with excellent content. Hope to hear from you soon.
John Smith
www.NamaDomain.com




Tip #2
SEO Elite: Alat Pembantu Yang Sangat Direkomendasikan Untuk Mencari Link Partners
Setelah tahu langkah-langkah Off-Page Optimization, mungkin sebagian panduan-interneters ada yang berfikir begitu rumitnya ternyata untuk SEO bagian ke-2 ini. Apa ada cara lain yang bisa mempercepat proses untuk pencarian Back Link ini?
Bayangkan saya harus mengetikkan banyak kata kunci yang berhubungan, terus mengunjungi situs-situs lain yang berhubungan satu per satu dan memeriksa Page Rank mereka, lalu mencari tahu apakah mereka menerima Link Exchange atau tidak, mengirim email kepada mereka, tunggu jawaban, lakukan follow up, dan lain-lain. Pokoknya pusink deh! ☺
Banyak panduan-interneters yang sibuk, dan tidak punya banyak waktu untuk mencari link partners atau melakukan Off-Page Optimization. Di lain pihak, kalau ingin mendapatkan traffic gratis dari Search Engine, maka membangun situs berdasarkan SEO merupakan suatu keharusan, karena hal ini bisa memberikan investasi yang baik di masa yang akan datang.
Seperti situs saya www.TheBestAffiliate.com, situs tersebut sudah SEO friendly. Apa yang terjadi? Meski saya tidak berpromosi, dan tidak melakukan apa-apa, tapi traffic terus datang setiap hari dan penjualan tetap ada. Kalau saya tidak membuat situs saya berdasarkan SEO, saya tidak akan mendapatkan penjualan apapun dari situs itu, kecuali saya berpromosi dan mengeluarkan uang.
Jadi bagi saya ‘bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian’ ini cocok untuk kegiatan SEO!
Terus terang, saya termasuk orang yang malas untuk mencari calon Link Partners yang bisa diajak untuk bertukeran link (Link Exchange). Bagi saya, yang namanya berhubungan dengan sesama manusia itu seringkali jauh lebih rumit daripada kita harus memecahkan masalah dengan sebuah barang atau benda.
Bayangkan, sudah cape-cape kita mencari calon link partners melalui Search Engine dengan mengetikkan kata kunci tertentu yang berhubungan dengan target market kita, kemudian mengunjungi situs mereka satu per satu untuk mengetahui apakah mereka termasuk link partners potensial berdasarkan kriteria yang ada atau tidak.



Setelah mengirim email undangan kerja sama untuk melakukan Link Exchange, saya berharap dapat jawaban yang positif, tapi kadang saya mendapatkan penolakan dari mereka.
Soal ditolak mungkin tidak apa-apa… karena sudah biasa! Haha ☺
Tapi yang membuat saya kesal karena waktu yang saya habiskan untuk melakukan riset, untuk meneliti apakah situs mereka termasuk calon link partners yang potensial atau tidak, bisa memakan waktu berhari-hari. Saat saya ajak mereka melakukan Link Exchange, eh malah ditolak.
Kesimpulan: Nasib..nasib… ☺
Hal tersebut bisa terjadi dan kemungkinan besar terjadi pada setiap orang, termasuk pada panduan-interneters. Rasanya ‘be-te’ deh kalau kita sudah kerja cape-cape terus ditolak. ☺
Sekarang, kabar gembira…!
Ada sebuah alat yang bisa membantu kita mencarikan link partners secara otomatis.
Sebenarnya alat ini tidak sepenuhnya berjalan otomatis. Saat mengundang calon link partners, tentunya kita harus melakukannya sendiri karena kegiatan yang satu ini berinteraksi dengan manusia dan software tidak bisa melakukannya. ☺
Tapi bagaimanapun ‘sebagian besar’ tugas kita untuk kegiatan Off-Page Optimization bisa dilakukan oleh alat ini.
Saya tidak main-main. Ini merupakan salah satu software paling bagus yang pernah saya beli. Alatnya memang cukup mahal, tapi sangat menghemat waktu.
Pengalaman saya, untuk mencari 1 atau 2 link partner potensial secara manual, saya harus mengunjungi puluhan bahkan hingga ratusan situs terlebih dahulu. Kalau mencari link partners ‘asal-asalan’ setiap orang bisa menemukan puluhan link partners setiap hari, tapi ingat kriteria yang saya berikan. Untuk mencari mereka itu tidak begitu mudah, seringkali perlu waktu berhari-hari!
Nah, sementara dengan alat ini, kita hanya perlu mengisi data yang diperlukan, seperti topik situs kita apa, halaman dengan Page Rank berapa yang kita inginkan dari calon Link Partners, situs mana yang cocok dijadikan link partners untuk situs kita, DAN situs-situs tersebut memang menerima untuk pertukaran link atau link exchange. Plus banyak hal lainnya yang sangat detil yang bisa alat ini berikan, termasuk kontak informasi calon link partners yang bisa kita hubungi, dan lain-lain.



Pokoknya setelah memasukkan data-data yang diperlukan, kita tinggal melakukan satu kali klik dan biarkan alat ini membantu kita untuk mencari link partner yang cocok untuk situs kita, hingga ratusan bahkan ribuan dalam kurun waktu yang sangat cepat!
Kita bahkan bisa menentukan, misalnya…. ‘saya hanya ingin situs yang memiliki Page Rank 4 atau lebih dan memiliki halaman link exchange saja’. Software ini akan membantu kita untuk mencari apa yang kita inginkan, tanpa kita harus melakukan riset sendiri melalui Search Engine dengan mengklik satu per satu situs calon link partners. Ini bisa memakan waktu hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu!
Saya bisa katakan, pekerjaan yang biasa kita lakukan selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu, bisa diselesaikan oleh alat ini kurang dari 1 jam!
Sangat menghemat waktu bukan? ☺
Jadi, alat inilah yang akan mencarikan kita calon Link Partners potensial, dan kita tinggal menghubungi mereka!
panduan-interneters mungkin sudah tidak sabar ingin mengetahui nama alat ini dan di mana bisa membelinya!
Nama alat: SEO Elite!
Harga: Saat saya menulis modul ini harganya $167
Situs: www.panduan-internet.blogspot.com/seo-elite ;-)
Memang alat ini harganya cukup mahal. Tapi kalau panduan-interneters berniat membuat banyak situs di kemudian hari, seperti situs untuk Google Adsense, saya sangat merekomendasikan untuk memakai alat ini untuk mencari link partners yang potensial.
Kalau traffic sudah mulai berdatangan ke situs kita, saya yakin $167 itu pasti cepat kembali. Jadi, anggaplah alat ini sebagai INVESTASI untuk mendapatkan traffic gratis di kemudian hari!
Kalau dipikir-pikir, jika kita harus mencari link partners potensial untuk setiap situs kita, harus berapa puluh jam kita menghabiskan waktu? Berapa pula biaya untuk sambungan internet?
Bagi saya (tidak tahu bagi Anda) mengeluarkan $167 itu lebih efisien untuk waktu saya mencari link partners daripada harus melakukannya secara manual satu per satu.



“Ahira, software itu bisa memberikan kita calon link partners dengan cepat, bagaimana dengan Google Sandbox? Katanya kalau terlalu cepat kita bisa masuk ke dalam Google Sanbox?”
Jawaban saya tiada lain: “Do it smart way”.
Kita memang bisa mendapatkan ratusan calon link partners potensial secepat kilat dengan alat ini. Tapi jangan langsung dihubungi semua lah… satu-satu, dan diatur jadwalnya. Misalnya tambahkan 3 hingga 10 link partners per minggu.
Nah, karena alat ini bisa mencari link partners potensial dengan cepat, kita khan jadi bisa mengerjakan hal lain, dibandingkan menghabiskan waktu hanya untuk mencari link partners secara manual. Bandingkan saja, kalau kita harus mengerjakannya secara manual, jadi banyak hal lain yang tertinggal.
Saya paham, tentunya tidak semua panduan-interneters bisa membeli alat ini. Tapi bukan berarti ‘kiamat untuk bisnis online Anda’. Toh kita memang masih bisa melakukannya secara manual. Di sini hanya masalah keefesienan waktu saja.
Kalau panduan-interneters memang punya banyak waktu, dan tidak menjadi masalah mengklik puluhan atau ratusan situs terlebih dahulu untuk mencari link partners potensial, ya lakukanlah secara manual. Hanya ingat, kendala lain yang mungkin kita hadapi bila melakukannya secara manual adalah kita akan kehilangan ‘fokus’.
Bagaimana kita bisa hilang fokus?
Saat kita mencari link partners secara manual, kita akan mengunjungi banyak situs orang lain. Kemungkinan besar kita akan baca sana, baca sini, dan akhirnya ‘melenceng’ dari tujuan semula untuk mencari link partners, malah jadi melakukan hal lain. Ini biasanya yang terjadi, dan saya pun pernah mengalaminya. ☺
“Tapi khan harga softwarenya mahal….. kira-kira, boleh nggak kita saweran untuk membeli alat ini… katakanlah $167 dibagi untuk 5 – 10 orang?”
Penting: panduan-interneters tidak akan bisa ‘saweran’ untuk membeli/ menggunakan software ini. Misalnya Anda minta saya untuk membelinya, dan lalu kita bagi dua dan memakainya di komputer yang berbeda.
Lupakan untuk berbuat curang! ☺ Pemilik software ini pemikirannya lebih canggih. Dia mengunci setiap software-nya dan hanya bisa dijalankan di satu komputer saja!



Jangankan untuk digunakan pada komputer di tempat yang berbeda dan berjauhan, di Markas panduan-interneters.blogspot.com saja ada sekitar 18 komputer dan jaraknya berdekatan, saya tidak bisa ‘passing around’ software ini ke komputer yang lain!
Jadi kalau panduan-interneters mau membelinya, pastikan untuk mendownload-nya di komputer yang betul-betul akan dipakai untuk menjalankan program SEO Elite ini.
Lagipula, kata mama, kalau ingin maju kita harus jujur. Kalau belum ada dana untuk alat ini, ya jangan dipaksakan. Tapi usahakan alat ini masuk ke dalam ‘daftar barang yang harus dibeli’.
Terlepas dari saya menggunakan affiliate link milik saya atau tidak, saya tetap menyarankan panduan-interneters yang serius terhadap SEO untuk memiliki alat ini!
Untuk lebih jelas lagi apa yang bisa alat ini lakukan, kunjungi: www.panduan-internet.blogspot.com/seo-elite dan lihat demo video nya di sana.



Tip #3
Cara Cepat Untuk Mendapatkan “One Way Link Back”
Ada cara yang bisa mempercepat kita dalam proses pencarian link partner yang berkualitas tanpa harus cape-cape, yaitu dengan membeli link dari situs yang mempunyai page rank tinggi. Hal ini bisa kita lakukan dengan mengunjungi beberapa situs yang menawarkan jasa penjualan link, di antaranya adalah :
• http://www.textlinkbrokers.com
• http://www.text-link-ads.com
• http://www.linkadage.com
Namun biaya untuk membeli link ini cukup mahal. Satu domain bisa mencapai $150 untuk satu bulan saja. Selain harganya yang mahal dan sifatnya yang sementara (jika kita ingin memiliki link partner yang berkualitas, maka setiap bulannya kita harus melakukan pembelian link ini lagi). Oleh karenanya, saya lebih menyarankan panduan-interneters untuk melakukannya secara manual saja atau dibantu dengan alat seperti SEO Elite, walaupun memerlukan waktu tapi bisa bersifat lebih permanen untuk jangka waktu yang lama.
Pembelian link ini memang menjamin situs kita cepat di-index oleh Google bahkan dalam kurun waktu 24 jam, tapi tidak bisa menjamin bahwa kita akan dengan mudah atau cepat mendapatkan traffic gratis. Google tidak pernah mempermudah situs baru bisa semudah itu mendapatkan traffic gratis dari mereka!
Ingat, tujuan kita bukan hanya ‘di-index’ di Search Engine mereka, melainkan di-index plus muncul pada saat seseorang melakukan pencarian dengan kata kunci tertentu. Dan ini, sekali lagi, memerlukan waktu.
Kesimpulan: Sebagian online marketer, termasuk pemilik SEO Elite, mereka merekomendasikan untuk membeli link seperti ini. Tapi menurut saya, ini hanya membuang uang, karena sifatnya hanya sementara. Kalau ada uang, lebih baik kita belikan alat seperti SEO Elite yang bisa kita miliki selamanya, dan bisa memberikan manfaat untuk jangka waktu yang panjang dan tidak sementara.
Saya menulis tentang pembelian link ini hanya untuk memberitahu panduan-interneters bahwa cara seperti ini memang ada, tapi tidak begitu saya rekomendasikan berhubung sifatnya yang sementara dan dananya cukup besar.


Tip #4
Cara Lain Untuk Mendapatkan “One Way Link Back” / Link Popularity
Sekarang kita akan mempelajari beberapa strategi yang sering digunakan oleh para marketer untuk mendapatkan one way link back / meningkatkan Link Popularity.
Catatan: Pada dasarnya prinsip ‘saling nge-link’ atau Link Exchage, di mana situs lain nge-link ke situs kita dan juga sebaliknya, merupakan prinsip yang sah-sah saja kita lakukan untuk meningkatkan popularitas situs kita di mata Search Engine.
Tapi memang akan lebih bagus kalau yang terjadi sebaliknya, yaitu ada banyak situs lain dengan Page Rank yang tinggi nge-link ke situs kita tanpa kita nge-link balik ke situs mereka.
Pertanyaannya, bagaimana caranya kita bisa mendapatkan link satu arah sementara situs kita masih baru? Apakah ada cara lain untuk mendapatkan link satu arah selain kita harus membeli link yang di bahas di Tips #3?
Berikut adalah yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan link satu arah:
• Menulis Artikel Sendiri
• Menggunakan Press Release
• Memberikan Testimonials/Kesaksian Akan Suatu Produk.
• Beri Alasan Kenapa Mereka Patut Memberikan Linknya ke Situs Kita
• Berpartisipasi Dalam Beberapa Forum Diskusi Yang Tepat
• Submit Situs Kita Ke Banyak Directories (+ Lihat Tips #5)
Untuk lebih jelas lagi, saya akan bahas satu per satu.
4.1 Menulis Artikel Sendiri
Artikel bisa dijadikan sebagai alat ampuh untuk mendapatkan link satu arah secara gratis dalam jumlah yang banyak.
Pertama, kita harus memperhatikan dari segi isi artikel tersebut. Usahakan untuk membuat artikel yang berkualitas dengan gaya penulisan yang bagus dan isi yang menarik. Tidak akan ada orang yang tertarik jika kita membuat artikel yang asal-asalan, tanpa riset atau tanpa menelaah lebih jauh dari segi
pemilihan kata dan susunannya.


Kesuksesan suatu artikel yang telah kita buat bisa ditandai dengan banyaknya orang yang tertarik untuk membaca artikel kita, hingga mereka menempelkan artikel kita di situs mereka berikut link/URL situs kita, untuk mereka sebarkan pada yang lain.
Sebagai contoh, coba panduan-interneters pergi ke www.Google.com dan lalu ketikkan beberapa judul artikel milik saya di bawah:
• “How NOT to Design an Email Campaign by Anne Ahira”.
• “Seven Secrets For A Better Website by Anne Ahira”
panduan-interneters akan melihat, ada ratusan situs lain yang memuat artikel saya, tapi saya tidak nge-link balik ke situs mereka. Cara seperti di atas akan memberikan peluang untuk robot berfikir bahwa situs kita itu penting.
Saya memiliki puluhan artikel yang dimuat banyak di situs orang lain, ada yang sengaja saya submit sendiri ke direktori artikel, ada juga pemilik Newsletter yang dengan sendirinya memakai artikel saya untuk keperluan publikasinya, dan ini telah membantu saya untuk mendapatkan ‘one way link back’ untuk meningkatkan popularitas situs utama saya.
Tentu saja saya melakukannya bertahap. Dulu Saya juga tidak becus menulis, tapi setahap demi setahap, latihan, jadi bisa deh. ☺
4.2 Gunakan Press Release
Kita bisa menulis Press Release singkat yang memuat informasi berharga misalnya tentang hal-hal yang bermanfaat dari produk yang kita jual atau penjelasan tentang situs baru kita. Tulis Press Release dengan gaya bahasa yang menarik, mudah dipahami oleh orang lain dan memuat kata kunci utama situs kita!
Kita bisa mengirimkan Press Release tersebut ke beberapa Press Release Wires Gratis. Lumayan Page Rank nya tinggi lho! ☺ Di antaranya adalah :
• http://www.ClickPress.com
• http://www.Click2NewSites.com
• http://www.Free-Press-Release.com
• http://www.i-NewsWire.com
• http://www.Press-World.com
• http://www.PRLeap.com
• http://www.PRWeb.com
• http://Press.XTVWorld.com
Kalau Press Release kita menarik, maka bisa diambil oleh ratusan situs lain sehingga kita bisa kebanjiran link satu arah! Kesimpulan: Press Release yang menarik bisa memberikan kesempatan yang besar bagi situs kita untuk memperoleh link partner yang berkualitas.


4.3 Berikan Testimonials/Kesaksian Akan Suatu Produk
Kalau kita membeli produk online dan situsnya masih berhubungan dengan situs kita, kita bisa coba memberikan testimonial. Siapa tahu testimonial kita yang berisikan URL akan dimuat di situs utama pemilik produk. ;-)
Pemilik produk atau jasa biasanya akan senang bila menerima pujian dari kliennya.
Kalau Anda punya pengalaman yang baik ketika belajar bersama saya, coba tulis testimonial atau pengalaman Anda tersebut, siapa tahu nanti akan saya simpan di halaman utama situs saya bersama link URL Anda. Dan itu juga merupakan ‘One Way Back Link’ untuk Anda. ;-)
4.4 Beri Alasan Kenapa Mereka Patut Nge-Link Ke Situs Kita
Blog dan Newsletter merupakan alat yang bisa kita pakai untuk memberikan ‘alasan’ kenapa orang lain patut nge-link ke situs kita. Sebuah tulisan yang kontroversi kadang bisa memancing pemilik situs lain untuk nge-link ke situs kita!
Intinya, kalau Blog atau Newsletter kita menarik, dengan sendirinya, pemilik Blog lain yang temanya sama akan nge-link ke situs kita tanpa diminta, dan merekomendasikan apa yang kita tulis di Blog kita kepada pengunjung mereka!
4.5 Berpartisipasi Dalam Beberapa Forum Diskusi Yang Tepat
Saat masih pemula, saya banyak aktif di forum-forum diskusi online. Forum diskusi memiliki peranan yang penting untuk mempermudah kita mendapatkan traffic gratis.
Melalui forum diskusi ini kita bisa menempatkan link situs kita di setiap email yang kita posting di forum tersebut pada bagian signature. Dan ini merupakan ‘back link’ satu arah untuk kita!
Catatan: ada forum yang tidak mengijinkan kita untuk meninggalkan signature berisi link ke situs kita. Untuk itu panduan-interneters harus hati-hati sebelum posting dan meninggalkan link ke situs utama.
Sebelum posting, lihat dulu situasinya, dan baca peraturan yang ada. Jangan asal posting hanya untuk sekedar mendapatkan Back Link. Ini tidak sopan. Beri komunitas forum informasi yang berguna, supaya Anda disenangi, dan traffic gratis akan datang dengan sendirinya, baik itu dari Back Link, ataupun traffic dari komunitas forum itu sendiri.


Semakin banyak kita mengikuti forum diskusi yang berhubungan dengan tema situs kita, maka peluang kita untuk mendapatkan back link dan traffic gratis dari komunitas tersebut akan semakin besar.
Kita bisa menemukan forum diskusi yang sesuai dengan tema situs kita dengan cara ‘search’ di google atau dengan mengunjungi :
• http://groups.google.com
• http://groups.yahoo.com
• http://www.big-boards.com
• http://www.network54.com/Search
4.6 Submit Situs Kita Ke Directories
Kita bisa submit (mengirimkan) situs kita ke direktori-direktori online. Coba cari Directories yang sesuai dengan topik situs kita.
Ingat, submit URL ke direktori bukan untuk mendapatkan traffic langsung dari direktori, melainkan untuk meningkatkan ‘popularitas’ website kita di mata Search Engine robot. Kebanyakan orang Indonesia berfikir, saat mereka telah submit URL situs mereka ke direktori, mereka akan mendapatkan pengunjung gratis dari direktori tersebut. Kenyataannya tidak seperti itu!
Jarang sekali calon customer pergi ke direktori untuk mencari apa yang mereka inginkan. Kebanyakan orang biasa pergi ke Search Engine- Search Engine besar seperti Google.com dan Yahoo.com untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Dan lewat Search Engine inilah kita mengharapkan untuk mendapatkan traffic melalui kata kunci yang kita target!
Jadi sekali lagi, tujuan utama kita submit URL ke directories bukan untuk mendapatkan traffic langsung, tapi untuk mendapatkan ‘back link’ satu arah yang akan meningkatkan Link Popularity kita, karena kebanyakan situs-situs direktori ini mempunyai Page Rank yang tinggi.
Saya kira panduan-interneters sekarang sudah paham tentang kegiatan Off-Page Optimization, tinggal dipraktekkan. ☺
Mengenai cara mana yang mau dilakukan untuk mendapatkan back links itu semua tergantung dari kenyamanan masing-masing. Apakah mencari Link Partners secara manual atau dengan bantuan alat seperti SEO elite? Atau menulis artikel dan submit URL ke direktori-direktori? Atau bahkan membeli link dari situs lain dan membuat Press Release?
Menurut saya, lebih baik dicoba semuanya. Rasakan tingkat kesulitan masing-masing cara. Kita tidak pernah tahu yang mana yang cocok untuk kita kecuali kita sudah mencobanya satu per satu.


Kalau bagi saya sekarang lebih cocok menulis artikel, dulu saat pemula, saya lebih senang mengirimkan URL saya ke direktori-direktori dan mencari link partners untuk link exchange. Mungkin panduan-interneters juga akan melakukan hal yang sama.
Yang penting tujuannya sama, dapatkan back links yang bagus yang bisa membuat situs kita menjadi ‘terkenal’ di mata robot. Usahakan untuk selalu selektif saat mencari calon link partners. Biar lambat, tapi selamat! ☺
Sekarang Anda tahu kenapa Google membuat Sand Box, karena pada dasarnya untuk mencari link partners dengan kriteria yang sudah saya terangkan tadi tidak semudah membalikan telapak tangan, bukan?
Itu sebab kalau situs kita optimis terlalu cepat dan terlalu sempurna dalam jarak waktu yang singkat, si robot akan menggiring kita ke penjara sementara mereka, karena situs kita termasuk situs yang aneh. ☺
Lakukan tip-tip SEO yang saya ajarkan, mau secara cepat atau lambat, bila dilakukan dengan benar, yakin satu saat situsnya akan melejit di Search Engine! ;-)

Tip #5 7 Cara Membuat SiteMap Yang Baik
Apa itu SiteMap?
Seperti yang ditulis ‘SiteMap’ = Peta situs.
Kalau kita pergi ke Mall, di bagian Lobby Mall, kita biasa menemukan ‘Peta Mall’ yang memberikan gambaran seperti di lantai 1 ada toko apa saja, di lantai 2, 3, 4, dan seterusnya!
Peta tersebut bisa membantu para pengunjung untuk mengetahui di Mall tersebut ada toko apa saja, dan di lantai mana apa yang mereka inginkan itu ada.
Nah, begitu juga SiteMap sebuah situs.
SiteMap biasanya merupakan kumpulan link yang berperan sebagai ‘peta’ untuk menunjukkan di situs kita itu ada apa saja. Peta ini baik untuk ‘manusia’ juga baik untuk ‘robot’.
Dengan adanya SiteMap, bisa mempermudah Robot Searh Engine untuk mengetahui ada berapa halaman situs kita dan akan dengan mudah untuk meng-index halaman-halaman tersebut di Search Engine mereka.
Untuk lebih jelas SiteMap itu seperti apa, ini dia beberapa contoh yang bagus untuk halaman SiteMap, dan bisa kita tiru ;-)
http://www.google.com/sitemap.html
http://www.apple.com/find/sitemap.html
http://finance.yahoo.com/sm
7 Cara Membuat SiteMap Yang Baik
1. Buat SiteMap yang sederhana dengan menggunakan HTML basic, karena HTML basic ini lebih ‘Search Engine Friendly’. Hindari pembuatan SiteMap yang menggunakan Java Script atau DHTML.
2. Beberapa ahli SEO pernah mengatakan bahwa lebih baik kita menghindari SiteMap yang isinya hanya ‘link saja’, karena beberapa Search Engine tidak akan meng-index halaman yang isinya link saja. Salah satunya adalah Search Engine AltaVisa.com. Jadi usahakan untuk menambahkan beberapa text di halaman Site Map. Kurang lebih seperti contoh di halaman berikutnya:


How To Choose That Special Wedding Gift
Here are some things that are completely suitable as wedding gifts but are not often given. Any of them will be sure to speak to the couple and say that you pay enough attention to give something very different... read more about unique wedding gift
Catatan: Meski banyak ahli SEO yang mengatakan lebih baik kita beri setiap link yang ada di SiteMap sedikit penjelasan yang memuat kata kunci utama seperti di atas, tapi kok saya perhatikan Google SiteMap isinya link semua. ☺
Meski demikian, saya pikir para ahli SEO itu benar adanya. Lebih baik kita memberikan deskripsi singkat tentang segala sesuatu yang ada di SiteMap kita, karena itu bisa membantu pengunjung kita lebih paham link tersebut tentang apa, dan juga memberi kita kesempatan untuk menambahkan ‘kata kunci’ yang kita target.
3. Kalau situs kita tidak punya banyak halaman, buat setiap halaman untuk nge-link satu sama lain. Contohnya seperti: www.1st-in-wedding.com saya buat setiap artikel nge-link satu sama lain.
Tapi kalau situs kita terdiri dari banyak halaman, cukup setiap halaman itu nge-link ke halaman utama atau artikel utama yang berhubungan di situs kita. Dari sana, robot Search Engine akan menemukan ‘jalur’ ke halaman-halaman situs kita lainnya!
4. Di dalam SiteMap, gunakan kata kunci yang memang kita bidik di halaman bersangkutan. Contoh di bawah merupakan bagian dari SiteMap saya, di mana saya membidik kata kunci ‘wedding gift’.
How To Choose That Special Wedding Gift
Here are some things that are completely suitable as wedding gifts but are not often given. Any of them will be sure to speak to the couple and say that you pay enough attention to give something very different... read more about unique wedding gift
5. Gunakan achor text di dalam SiteMap. Seperti contoh di atas, link dalam SiteMap saya mengandung kata kunci (wedding gift) yang saya jadikan sebuah text link (anchor text).
6. Link menuju SiteMap harus ada di setiap halaman, terutama di halaman utama situs. Ini akan membantu mempercepat Robot untuk mengetahui ada berapa banyak sisa halaman situs kita dan mempercepat meng-index semua halaman pada Search Engine mereka.
Kalau situs kita baru, dan robot ‘datang’ pertama kali, dia biasanya hanya akan mengunjungi halaman utama situs kita dan lalu pergi. Setelah beberapa minggu atau beberapa bulan dia akan kembali lagi dan membaca situs kita lagi untuk menentukan apakah situs kita layak di-index di Search Engine mereka atau tidak.
Nah, yang bagus adalah, pada saat robot datang pertama kali, dia akan ‘membaca’ bahwa di sana ada SiteMap, yang berarti kita punya halaman lain selain halaman utama yang dia kunjungi, dan ini bisa memancing dia untuk kembali lebih cepat dibandingkan kita membiarkan dia untuk mencari sisa halaman yang ada dengan sendirinya.
Jadi, berbaik-baiklah sama robot. Beri dia petunjuk melalui SiteMap supaya beliau tidak nyasar dan tidak kapok datang ke situs kita. ☺
Satu tips lain yang saya dapatkan dari relasi bisnis saya, dan pernah saya coba, ternyata betul! ☺
Kita sering mendengar, bahwa robot Search Engine itu suka sekali situs yang sering di-update! Tapi pertanyaannya, bagaimana kalau kita tidak punya materi baru? Apa yang mau di update?
Nah, teman saya bilang, upload saja lagi semua file situs kita! Meski tidak ada perubahan, tapi khan di ‘server’ menunjukkan waktu upload yang berbeda, dan ini akan memancing robot untuk datang kembali ke situs kita. Dia mungkin berpikir situs kita baru di-update, padahal isinya sama. Dasar robot yang bodoh! ☺
Saya pernah mencobanya, dan mengupload file yang sama berkali-kali. Memang betul, robot datangnya lebih sering! Coba saja panduan-interneters lakukan hal yang sama. Mudah-mudahan robotnya masih bodoh! ☺
7. Robot membatasi berapa jumlah link yang dapat mereka kunjungi dalam satu halaman. Seperti Google, mereka menyarankan untuk tidak menyimpan lebih dari 100 link dalam satu halaman. Kalau halaman kita lebih dari 100 link, mereka menyarankan untuk membaginya menjadi beberapa SiteMap.
Saya sendiri lebih menyarankan panduan-interneters untuk membatasi jumlah link di dalam SiteMap sebanyak 50-75 buah dan mengatur penyimpanan link berdasarkan yang terpenting. Jangan sampai misalnya link tentang ‘Privacy Policy’ atau ‘About Us’ disimpan paling atas di bagian SiteMap.
Simpan link yang memuat topik utama di bagian paling atas SiteMap, karena kita ingin robot mengunjungi halaman tersebut dan meng-index nya secepat mungkin, bukan?
Okay, sekian pelajaran SEO dari saya. Bila ada pertanyaan seputar pelajaran SEO, jangan sungkan untuk bertanya melalui www.panduan-interneters.blogspot.com atau ke mailing list panduan-interneters.
Ingat, ilmu SEO ini terus berkembang. Meski tidak signifikan, tapi di luar sana selalu ada perkembangan. Oleh sebab itu, setiap perkembangan dan perubahan PLUS ilmu tambahan yang menyangkut SEO akan saya posting di panduan-interneters Advanced Marketing Strategies (Anne Ahira Online Marketing Jurnal).
Oh ya! Jangan lupa untuk mengunjungi:
http://www.google.com/intl/vi/webmasters/guidelines.html sebagai informasi tambahan mengenai cara-cara dam peraturan yang Google tetapkan untuk para webmaster bila ingin situs mereka di-index di Search Engine mereka.
Semoga ilmu saya bermanfaat untuk Anda! ☺
Selamat ber-SEO ria! ☺
BONUS:
Kumpulan Directories Online Yang Menerima Submit URL Gratis:
• US Open Directory Project http://www.dmoz.com
• Google Search http://www.google.com/addurl
• Yahoo Search http://docs.yahoo.com/info/suggest
• Citysearch http://selfenroll.citysearch.com/Enroll_Start.asp?Agent=citysearch&Feed=default
• Yahoo! Argentina http://ar.docs.yahoo.com/info/sugerir.html
• Asia Yahoo! Asia http://asia.docs.yahoo.com/info/suggest
• Australia NineMSN Search http://au.zeal.com
• Australia OzSearch http://search.oznetwork.com.au/search/tips.html
• Australia Yahoo! Australia & NZ http://au.rd.yahoo.com/f/su
• Yahoo! Brazil http://add.br.yahoo.com/fast/add?2086175535+BR
• Canada CanadianOne Business http://www.canadaone.com/business/addurl.html
• Canada CanadianOne http://www.canadaone.com/business/suggest.html
• Canada CANLinks http://www.canlinks.net/addalink
• Canada MSN Canada Search http://ca.zeal.com


• Canada Sympatico http://pre.sympatico.ca/en/search/submit.html
• Canada Yahoo! Canada http://ca.rd.yahoo.com/home/bpl http://help.yahoo.com/help/ca/url
• Catalan Yahoo! Catalan http://ct.docs.yahoo.com/info/suggerir.html
• China Yahoo! China http://cn.yahoo.com/docs/info/suggest.html
• Yahoo! Denmark http://dk.docs.yahoo.com/express/splash.html
• MSN France Search http://search2.msn.fr/suggestions/fr/default.asp
• Yahoo! France http://fr.docs.yahoo.com/info/suggest/splashyexhp.html
• Yahoo! Germany http://de.docs.yahoo.com/info/yexpress/splash.html
• MSN Hong Kong Search http://msn.openfind.com.tw/MSN/submit-hk.htm
• Yahoo! Hong Kong http://hk.yahoo.com/docs/info/suggest.html
• Yahoo! Japan http://help.yahoo.co.jp/help/jp/url/url-04.html
• Yahoo! Korea http://kr.suggest.yahoo.com
• Yahoo! Mexico http://mx.yahoo.com/docs/info/sugerir.html
• Yahoo! Norway http://add.europe.yahoo.com/bin/add?2000226956+NO
• Rus. Fed. MavicaNET http://www.mavicanet.com
• Yahoo! Singapore http://sg.docs.yahoo.com/info/suggest
• Yahoo! Spain http://es.docs.yahoo.com/info/sugerir.html
Yahoo! Sweden http://se.docs.yahoo.com/express/splash.html
• Switzerland SearchEngine.com http://www.searchengine.com/List_Your_Site/Basic_Submit
• MSN Taiwan Search http://msn.openfind.com.tw/MSN/submit-home.htm
• Yahoo! Taiwan http://add.yahoo.com/fast/add?69349243+TW
• UK 192 Directory http://www.192directory.co.uk/forms/submit.htm
• UK Gimpsy http://www.gimpsy.com/gimpsy/searcher/suggest.php
• UK HotBot UK http://www.hotbot.lycos.co.uk/submit.html
• UK Mirago http://www.mirago.co.uk/regions/default.asp
• UK Splut http://www.splut.com/cgibin/suggest.cgi?type=site&level=000
• UK Yahoo! UK & Ireland http://uk.docs.yahoo.com/ukie/express/splash.html
• US 2kCity http://www.2kcity.com/search/addurl.asp
• US About.com http://www.about.com/gi/pages/homehc.htm#c4
• US Aeiwi http://www.aeiwi.com/submit.html
• US Aesop http://www.aesop.com/cgi-bin/sub/submiturl.cgi
• US Alexa http://pages.alexa.com/help/webmasters/index.html
• US AllTheWeb http://www.alltheweb.com/add_url.php
• US AltaVista http://addurl.altavista.com/addurl/new

US Bhanvad http://www.bhanvad.com/index.php?t=rregistration
• US Blue Web 'N http://www.kn.pacbell.com/wired/bluewebn/suggesturl.cfm
• US Cipinet http://www.cipinet.com/addurl.html
• US Claymont http://www.claymont.com/login/login.asp
• US Clickey http://www.clickey.com/signup.shtml
• US Ditto http://www.ditto.com/addurl.asp
• US Education Index http://www.educationindex.com
• US Education World http://www.education-world.com/navigatio-dd_url_form.shtml
• US Entireweb http://www.entireweb.com/eng/basic
• US ExactSeek http://www.exactseek.com/add.html
• US FindInfo http://www.findinfo.com/submit.htm
• US Froogle http://froogle.google.com/froogle/merchants.html
• US GamblingSeek http://gamblingseek.com/cgi-bin/addurl.cgi
• US Go.com http://www.google.com/addurl.html
• US GoGuides http://www.goguides.org/info/addurl.htm
• US Google http://www.google.com/addurl.html
• US Google Catalogs http://catalogs.google.com/googlecatalogs/catalog_vendors.html#add
US Google Image Search http://images.google.com/addurl.html
• US Google News http://www.google.com/help/about_news_search.html
• US HotBot http://insite.lycos.com/searchservices/ssecrm_homepage.asp?func=free
• US HumorSeek http://humorseek.com/cgi-bin/addurl.cgi
• US Inktomi http://free.submit-it.com/msnsubmit.htm
• US Internet Archive http://pages.alexa.com/help/webmasters
• US Internet Public Library http://www.ipl.org/div/contact
• US iWon http://www.google.com/addurl.html
• US Jayde http://search.jayde.com/cgi-bin/submit.cgi
• US JoeAnt http://www.joeant.com/suggest.html
• US LibrarySpot http://www.libraryspot.com/suggest.htm
• US Librians' Index to the http://lii.org/search?suggest=1
• US Lycos http://insite.lycos.com
• US Mallpark http://www2.mallpark.com/MS/MSIndex.cfm
• US Medology http://www.medology.com/addurl.htm
• US MixCat http://www.mixcat.com/addurl.html
• US MSN US Search http://www.zeal.com/users/non_profit.jhtml
• US My Global Website http://directory.myglobalwebsite.com/cgi-bin/request.cgi
• US NationalDirectory http://www.nationaldirectory.com/addurl
• US Nerd Wide Web http://www.nerdworld.com/ww_add_a_link.html
• US NetInsert http://www.netinsert.com/en/insert.html
• US PageSeeker https://secure.pageseeker.com/signup.htm
• US Prime Find http://www.primefind.net/add-a-site.html
• US QuestFinder http://www.questfinder.com/search/s-ctm.cgi?s-addurl.ctm
• US Refdesk http://www.refdesk.com/criteria.html
• US REX http://rex.skyline.net/add
• US Scrub The Web http://www.scrubtheweb.com/addurl.html
• US SearchHippo http://www.searchhippo.com/addlink.php
• US SearchIt http://www.searchit.com/addurl.htm
• US SeekOn http://www.seekon.com/addurl.html
• US SeekOn/Local http://www.seekon.com/faq.html#listing
• US SirLinksalot http://www.sirlinksalot.net/suggest.html
• US Splat! Search http://www.splatsearch.com/submit.html
• US Subjex http://www.subjex.net/submit_url.html
• US TravellerSeek http://travellerseek.com/cgi-bin/addurl.cgi
• US TrueSearch http://www.truesearch.com/addurl
• US TryAmerica http://www.tryamerica.com/AddURL.htm
• US TurnPike Emporium Directory http://www.turnpike.net/directory.html?getentry
• US Walhello http://www.walhello.com/addlinkgl.html
• US Web World Index http://www.webworldindex.com/submit.htm
• US Websquash http://www.websquash.com/cgi-bin/search/search.pl?Mode=AnonAdd
• US WhatUSeek http://www.whatuseek.com/addurl-secondary.shtml
• US Wisenut http://www.wisenut.com/submit.html
• US WWW Riot http://www.dxpnet.com/riot/submit.asp
• US Yahoo! http://submit.search.yahoo.com/free/request
• US Yahoo! Directory http://www.yahoo.com/r/ad
• US Yahoo! U.S. in Chinese http://chinese.yahoo.com/docs/info/suggest.html
• US Yahoo! U.S. in Spanish http://e1.docs.yahoo.com/info/sugerir.html
• US Yahooligans! http://add.yahoo.com/fast/add?+Kids
• US Zeal http://www.zeal.com/guidelines/user

“Search Engine Optimation" tahap 2

Off-Page Optimization

Tidak akan ada pendahuluan tentang apa itu ‘Search Engine Optimization’

dalam Modul ini.

Saya sudah menerangkan dalam Modul SEO sebelumnya, bahwa ada 2

macam kegiatan Search Engine Optimization, yaitu:

1. On-Page Optimization (Pengoptimisasian pada situs kita)

2. Off-Page Optimization (Pengoptimisasian di luar situs kita)

Di Modul SEO bagian pertama, panduan-interneteers sudah belajar tentang ONPAGE

Optimization. Di bagian ke-2 ini panduan-interneteers akan belajar tentang

Off-Page Optimization, dan ini bisa dikatakan merupakan salah satu faktor

yang paling penting dari semua kegiatan SEO.

Banyak pemilik situs yang salah paham tentang SEO, mereka berfikir pada

saat telah melakukan optimisasi pada situs mereka (On-Page Optimization);

seperti optimisasi pada meta tags, keywords dan content, maka mereka

tinggal menunggu traffic yang banyak dari Search Engine.

Kenyataannya hal tersebut tidak berlaku lagi untuk jaman sekarang. Kirakira

5 tahun yang lalu, pemilik situs memang cukup melakukan On-Page

Optimization untuk mendapatkan traffic, tapi sekarang tidak lagi!

Seiring berjalannya waktu dan dengan membludaknya situs-situs baru setiap

hari, Google sebagai Search Engine mayor dituntut untuk lebih ketat dan

lebih adil lagi dalam menyeleksi situs yang berhak mendapatkan traffic gratis

dari mereka.

Oleh sebab itu, pihak Google dan juga Search Engine mayor lain telah

menambah beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh para pemilik situs

untuk mendapatkan traffic gratis dari Search Engine mereka.

Berdasarkan pengalaman para marketer yang telah berhasil, Off-Page

Optimization saat ini berperan sangat penting, bahkan ada yang mengatakan

Off-Page Optimization ini jauh lebih penting daripada On-Page Optimization.

Tapi kalau menurut saya, baik On-Page ataupun Off-Page, dua-duanya

penting dilakukan untuk mencapai ranking yang tinggi.

Pertanyaannya sekarang, seperti apa sih kegiatan off-page optimization itu?!

Secara sederhana saya akan terangkan, off-page optimization adalah…

“Suatu kegiatan yang kita lakukan pada situs kita dengan tujuan

membuat robot Search Engine berfikir bahwa situs kita adalah situs

‘terkenal’ di antara situs yang lain”.

Hal ini juga biasa dikenal dengan istilah ‘Link Polularity’.

Seberapa terkenal situs kita di antara situs-situs lain (dengan target kata

kunci tertentu) akan menjadi bahan pertimbangan Google dalam

menentukan posisi situs kita pada Search Engine mereka.

Komponen utama dari Off-Page Optimization atau untuk menentukan

‘seberapa terkenal’ sebuah situs bagi si robot adalah melalui Back Link.

Dengan kata lain, kalau situs kita mau dianggap ‘terkenal’ oleh si robot,

maka situs tersebut HARUS memiliki Back Link.

Apakah itu Back Link?

Saya akan menerangkannya melalui sebuah contoh:

Kalau ada situs orang lain yang nge-link ke situs saya, itu namanya ‘Back

Link’. Misalnya saja, Anda punya situs dan situs tersebut nge-link ke situs

panduan-internet.blogspot.com, itu berarti situs panduan-internet.blogspot.com kini punya 1 Back Link.

Back Link ada 2 macam:

1. Satu arah. Link satu arah ini biasa disebut dengan ‘One Way Link

Back’. Di mana orang lain nge-link ke situs kita, tapi kita tidak nge-link

balik ke situs mereka. Ini biasanya terjadi kalau situs kita punya

informasi yang dianggap menarik oleh pemilik situs lain, dan dia

merekomendasikan situs kita pada orang lain atau pengunjungnya.

Misalnya Anda mempromosikan panduan-internet.blogspot.com, dan menempelkan

link affiliate Anda di setiap situs yang Anda miliki, tapi panduan-internet.blogspot.com

sendiri tidak nge-link balik ke situs Anda. Nah, seperti ini juga disebut

One Way Link Back alias link satu arah.

2. Dua arah (saling nge-link). Dikenal juga dengan sebutan ‘Link

Exchange’ alias ‘Link Partners’ alias tukeran link!

Misalnya saya punya situs tentang pernikahan, dan Anda punya situs

tentang macam-macam kue pernikahan atau situs berlian. Topik situs

kita nyambung satu sama lain, bukan?

Nah, karena topik kita berhubungan, lalu kita memutuskan untuk

‘saling nge-link’ satu sama lain. Saya mempromosikan situs Anda, dan

Anda mempromosikan situs saya.

Pertanyaannya sekarang, mana yang lebih bagus di antara keduanya?

Tentu saja yang pertama (One Way Link Back) alias link satu arah. Tapi

bukan berarti yang kedua (Link Exchange) itu ‘jelek’. Kenyataannya, banyak

sekali para pemilik situs yang melakukan kerja sama dengan pemilik situs

lainnya untuk saling nge-link demi meningkatkan ranking mereka di Search

Engine dan ini berhasil.

Kalau panduan-internet.blogspot.com mau melakukan ‘link exchange’ atau tukeran link

dengan para pemilik situs lain, panduan-interneteers harus extra hati-hati!

Di bawah adalah pertanyaan yang JARANG dipikirkan oleh pemilik situs saat

melakukan Link Exchange dengan pemilik situs lain:

‘Back Link’ SEPERTI APA Yang Baik Untuk ‘Off-Page

Optimization’?

Kebanyakan para webmaster atau pemilik situs melakukan kesalahan besar

dan menyalah-artikan tentang ‘Back Link’ ini. Banyak di antara mereka

berusaha mati-matian mencari ‘link partners’ sebanyak-banyaknya, dengan

harapan bisa meningkatkan ranking mereka di Search Engine.

Mereka tidak meneliti lebih jauh tentang posisi, topik dan status situs

yang diajak untuk menjadi link partners-nya. Bisa dikatakan kebanyakan

pemilik situs selalu asal saat mencari Back Link ini.

Nah, untuk menghindari kesalahan serupa, saya akan berikan pointer-pointer

penting untuk panduan-interneteers, Back Link SEPERTI APA yang seharusnya

dicari untuk off-page optimization!

Lakukan langkah-langkah di bawah, maka ranking situs panduan-interneteers bisa

melejit ke atas!

1. Saat mencari calon Link Partners, pilih situs yang serupa, atau

paling tidak yang topiknya dekat dengan topik situs kita. Misalnya

kalau kita punya situs tentang kesehatan, kita cari situs yang

membahas tentang vitamin, fitness, dan lain-lain, pokoknya yang

berhubungan dengan kesehatan!

Bagaimana cara mencarinya? Mudah! Kita tinggal pergi ke Search

Engine dan ketikkan kata kunci yang berhubungan dengan situs kita, &

di sana akan muncul situs lain yang berhubungan dengan situs kita.

2. Setelah mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan situs kita

melalui Search Engine, tugas kita sekarang adalah mencari calon ‘Link

Partners’ atau mencari pemilik situs yang kira-kira mau diajak kerja

sama untuk melakukan ‘Link Exchange

WARNING: Hati-hati saat mencari Link Partners. Selain topiknya

harus nyambung dengan situs kita, ada yang lebih penting lagi, yaitu

cari situs calon link partners yang ‘Page Rank’ nya tinggi.

Kita bisa mengetahui secara spesifik ranking halaman atau Page Rank

suatu website dengan mendownload Google Toolbar melalui link

http://toolbar.google.com. Install agar muncul di Internet Browser

kita. Page Rank tersebut akan tampil seperti ini :

Sebagai contoh, misalnya panduan-interneteers ingin mengetahui Page Rank

situs www.TheBestAffiliate.com, kita tinggal memasukkan alamat situs

di browser, dan Google Toolbar akan memperlihatkan berapa Page

Rank situs atau halaman tersebut.

Seperti terlihat pada gambar di atas, setelah kita arahkan kursor pada

Page Rank, maka akan terlihat bahwa situs TheBestAffiliate.com

halaman utamanya mempunyai Page Rank 4/10 (Artinya: Nilai Page

Rank nya adalah 4 dari 10 nilai tertinggi).

Hal yang sama juga bisa kita lakukan untuk mengetahui Page Rank

situs orang lain, bahkan untuk mengecek Page Rank situs kompetitor

sekalipun!

Penting: Page Rank setiap halaman situs dalam satu domain itu bisa

berbeda-beda. Meski halaman depan/utama mempunyai Page Rank

yang tinggi, bisa saja Page Rank halaman dalamnya rendah atau

bahkan NOL. Atau sebaliknya, Page Rank halaman utamanya rendah

tapi Page Rank halaman dalamnya tinggi. Ini disebabkan beberapa

faktor, antara lain faktor ‘on-page optimization’ dan ‘back link’ yang di

dapatkan untuk halaman tertentu dalam satu domain bisa berbeda!

Oleh sebab itu, panduan-interneteers JANGAN TERKECOH dan langsung

senang kalau ada pemilik situs yang mengajak tukeran link di mana

situs utamanya beranking tinggi! Untuk lebih jelas lagi, baca

penjelasan saya pada point 3 di bawah!

3. Saat kita akan melakukan Link Exchange dengan pemilik situs lain,
pastikan / cari tahu di mana link kita akan mereka tempatkan.
Para pemilik situs yang suka melakukan Link Exchange, biasanya
mereka mempunyai halaman khusus untuk ‘Link Partners’.
Perhatikan Page Rank halaman tersebut, apakah mempunyai
Page Rank yang tinggi atau tidak. Ini sangat penting.
Percuma kalau Page Rank nya NOL. Ini tidak akan membuat situs kita
menjadi ‘penting’ di mata Search Engine. Malah % ranking kita bisa
‘ketarik’ oleh halaman situs tersebut!
Ingat: Kalau ada sebuah situs dengan Page Rank NOL nge-link ke situs
kita dan kita tidak nge-link balik pada situs mereka. Ini tidak jadi
masalah.
Yang menjadi masalah adalah, kalau ada situs yang Page Rank nya
NOL nge-link ke situs kita dan kita nge-link balik, ini yang jadi
masalah!
Kesimpulan:
• JANGAN ‘asal’ tukeran link dengan situs lain.
• JANGAN nge-link pada situs yang Page Rank nya 0.
• Dan saat melakukan Link Exchange, JANGAN MAU
link situs kita disimpan pada halaman di mana Page
Rank-nya 0.
Usahakan link situs kita disimpan oleh Link Partners di halaman
mereka yang memiliki Page Rank minimal 3.
Jadi sebelum mengundang seseorang untuk dijadikan Link Partners,
lihat dulu Page Rank situs mereka, dan pastikan di mana link kita
nantinya akan mereka simpan. Kalau link kita akan disimpan di
halaman yang memiliki:
Page Rank 0 -> No Way Man! ☺
Page Rank 1 -> bolehlah untuk pemula!
Page Rank 2 -> OK
Page Rank 3 -> Bagus
Page Rank 4 -> Sangat Bagus
Page Rank 5 -> WOW
Page Rank 6 - 9 -> Sangat, sangat WOW ☺
4. OK! Sekarang katakan kita menemukan calon link partner yang
mempunyai Page Rank 3 atau bahkan 4 di halaman ‘link partner’ nya.
Sementara halaman utamanya memiliki Page Rank 7. Kita mungkin akan langsung senang dan berkata WOW, ini dia calon link partner
saya yang potensial.
Hey, tunggu dulu! Jangan senang dulu! Kita perlu melakukan beberapa
riset lagi! ☺
Waduh... riset apa lagi nih Saya? Kok Banyak banget
peraturannya! 􀀯
Ini bukan peraturan Saya Yey! Ini kemauannya Search
Engine ‘saat ini’.
Halaman situs di mana link kita akan disimpan mempunyai Page Rank
tinggi, tapi itu saja tidak cukup!
Hint: Hitung berapa banyak link partner lain yang ada di sana!
Usahakan jangan nge-link ke situs yang mempunyai atau menyimpan
link partner lebih dari 50 link di satu halaman!
Ingat, prinsip nge-link berarti nilai Page Rank akan dibagi rata
dengan semua link partner yang ada. Semakin banyak jumlah
link partner yang disimpan dalam satu halaman, maka semakin
kecil nilai Page Rank yang akan diterima oleh masing-masing
link partner.
Ini persis seperti prinsip pembagian yang berbanding terbalik, yaitu
semakin sedikit jumlah link partner dalam satu halaman situs, maka
semakin besar nilai Page Rank yang akan diterima oleh masing-masing
link partner.
Jadi usahakan untuk mencari halaman situs link partner dengan Page
Rank tinggi, di mana jumlah link partner yang ada di halaman tersebut
di bawah 50, katakanlah antara 20—30 link partner atau bahkan di
bawah 20 itu lebih baik!
Bagi saya, lebih baik link situs saya di simpan di halaman link partner
dengan Page Rank 1, tapi link saya merupakan satu-satunya link
partner bagi pemilik situs tersebut, daripada link saya disimpan di
halaman Page Rank 4 dengan jumlah link Partners lain mencapai
ratusan!
Mengerti sampai di sini? ☺
Sekarang baru tahu yey.. kalau mencari link partners untuk keperluan
Off-Page Optimization itu susah-susah gampang! Yuuu...! ;-)


Yang penting, setelah membaca modul ini, panduan-interneteers akan lebih
berhati-hati dalam mencari dan menentukan Link Partners untuk
keperluan SEO.
5. Selain menentukan Page Rank dan jumlah link partners yang ada pada
situs calon link partners kita, kita juga harus memperhatikan anchor
text untuk link situs kita yang akan tampil di halaman link partner,
apakah sudah sesuai dengan keyword utama situs kita atau belum?
Oh ya! Saat kita akan melakukan Link Exchange, kita biasanya diminta
untuk memberikan deskripsi dan URL situs kita untuk ‘ditempel’ di
situs calon link partners.
Deskripsi situs yang akan disimpan di situs calon Link Partners itu
tidak perlu panjang-panjang. Lebih baik pendek tapi memuat
keyword utama yang kita bidik, dan keyword tersebut dijadikan
anchor text! Lihat contoh di halaman berikutnya!
Contoh deskripsi situs untuk keperluan Link Exchange yang buruk
(tidak memakai anchor text):
• For Excellent Resources on wedding ring, please visit:
www.1st-in-wedding.com
Contoh deskripsi situs untuk keperluan Link Exchange yang baik
(memakai anchor text – keyword utama dijadikan link):
• For Excellent Resources on wedding ring, Please visit:
www.1st-in-wedding.com
Banyak pemilik situs yang seringkali mencari link partner sebanyak mungkin
tanpa mengindahkan hal-hal penting di atas.
Sebenarnya, kita tidak perlu mencari ribuan link partners untuk membuat
situs kita dianggap ‘terkenal’ oleh Search Engine. Cukup cari 20 – 60 link
partner POTENSIAL yang memenuhi kriteria yang saya sebutkan di atas!
Mencari link partner yang benar dan potensial itu diperlukan waktu yang
tidak sebentar, jadi diperlukan ektra kesabaran dalam mencarinya.
Banyak orang yang tidak sabar sehingga terjebak dengan link farm. Dalam
tempo yang sangat singkat mereka berhasil membuat websitenya memiliki
banyak sekali back links. Bahkan hingga mencapai ribuan.
Apakah situs ‘jagoan’ seperti ini akan langsung di-index oleh Google ?


Jawabannya ternyata TIDAK, Google akan curiga kenapa situs baru ini bisa
optimal dengan begitu cepat dan justru memasukannya ke dalam “Sand Box”
atau bahkan langsung di Banned!
Catatan: Link farm merupakan salah satu teknik black hat. Di mana kita
mencari back link/link partners sebanyak-banyaknya dan tidak tertarget
sama sekali alias topiknya tidak nyambung. Link Farm bisa menyebabkan
situs kita di banned oleh Google.
Sekali lagi, yang perlu panduan-interneteers ingat, kita tidak perlu mencari ribuan
Back Link, cukup 20 hingga 60 tapi berkualitas! Hanya dengan 20 – 60 link
partners yang berkualitas, situs kita bisa melejit di Search Engine dengan
kata kunci yang kita target!
Sekarang kita ulangi tahap-tahap penting Off-Page Optimization:
1. Link + Deskripsi tentang situs kita harus ada di situs lain. Hal ini
kita kenal dengan nama ‘Back Links’.
2. Ada 2 macam Back Links yang bisa kita dapatkan: One Way Back Link
(satu arah) & Link Exchange (saling tukar link). Karena situs kita
masih baru, kemungkinan kita akan melakukan Off Page Optimization
dengan cara Link Exchange.
3. Khusus untuk Link Exchange, cari situs yang serupa atau satu topik.
Jangan sampai kalau situs kita tentang sepak bola, saling nge-link
dengan situs memasak ☺. Kalau situs perkawinan saling nge-link
dengan situs berlian dan kue, nah seperti itu masih nyambung.
4. Cari situs calon link partners yang ‘Page Rank’ nya tinggi. Download
Google Toolbar http://toolbar.google.com untuk mengetahui Page
Rank suatu situs. Kalau kita sudah menemukan calon link partners
yang cocok, hubungi mereka dan ajak untuk melakukan Link Exchange
dengan kita!
5. Bila mereka setuju, cari tahu di mana link kita akan mereka
tempatkan. Perhatikan Page Rank halaman tersebut, apakah
mempunyai Page Rank yang tinggi atau tidak. Ini sangat penting.
JANGAN MAU link situs kita disimpan pada halaman di mana Page
Rank halaman tersebut 0.
6. Hitung berapa banyak link partner lain yang sudah ada di sana!
Usahakan jangan nge-link ke situs yang mempunyai atau menyimpan
link partner lebih dari 50 link di satu halaman!
7. Selalu gunakan anchor text, yaitu keyword utama situs kita harus
dijadikan link di bagian deskripsi halaman link partners kita!


Seperti: For Excellent Resources on wedding ring, Please visit:
www.1st-in-wedding.com
Bidik kata kunci yang tidak begitu terkenal, tapi traffic-nya masih ada. Cari
20 – 60 Link Partners yang berkualitas dan memenuhi syarat seperti di atas,
maka traffic gratis akan berdatangan.
Penting: Meski panduan-interneteers sudah melakukan hal di atas, traffic gratis
tidak akan berdatangan seketika, tetap memerlukan waktu. Beri waktu 5
bulan hingga 1 tahun untuk melihat hasil yang diinginkan!
Kalau panduan-interneteers melakukannya dengan benar, sudah jelas, traffic gratis
(berdasarkan kata kunci yang dibidik) akan berdatangan dari Search Engine
dan kemungkinan besar tidak akan bisa dibendung selama situs Anda online!
Sambil menunggu, saya sarankan untuk membuat situs-situs yang lain. Dan
lakukan lagi hal yang serupa seperti di atas.
Bayangkan panduan-interneteers punya 10 situs di mana trafficnya datang secara
gratis dari Search Engine, dan masing-masing situs menghasilkan $50 - $100
per bulan dari Google Adsense saja misalnya. Itu berarti kita bisa
mengharapkan antara $500 - $1,000 per bulan. Lumayan bukan? ☺
Dan itu merupakan hal yang sangat bisa dicapai oleh siapapun asal kita
sabar dan konsisten melakukannya! ☺

Panduan SEO ( Search Engine Optimation )

Sebuah Panduan Yang Akan Mengajarkan Kepada Anda Tentang Bagaimana Cara Mengoptimalkan Situs Untuk Mendapatkan Traffic GRATIS Dan Tertarget Dari Search Engine


Pendahuluan

Ratusan juta orang pergi online setiap hari, dan banyak di antara mereka yang mencari informasi lewat Search Engine dengan mengetikkan kata kunci tertentu.

Misalnya saja, saya pergi online untuk mencari informasi tentang ‘SpongeBob’, saya biasanya akan pergi ke Google dan lalu mengetikkan kata kunci yang kira-kira berhubungan dengan informasi yang sedang saya cari. (Dalam hal ini, saya sedang mencari informasi tentang ‘SpongeBob’.)

Lihat hasil pencarian saya di bawah!

Nah, seandainya panduan-interneters punya situs tentang SpongeBob, mau khan situsnya muncul di urutan 10 listing pertama hasil pencarian? Bagaimana

tidak, ada banyak orang pasti yang mencari tentang SpongeBob, bukan Anne Ahira saja.

Nih buktinya... saya barusan mencarinya di ‘WordTracker’, dan WOW, ada sekitar 6,721 pencarian kata kunci SpongeBob setiap hari atau sekitar 208,348 setiap bulan! ☺

Weleh weleh.. melihat data hasil pencarian tersebut, saya pikir saya baru menemukan ‘niche’ yang luar biasa! Bagaimana tidak, lihat, yang mencari hingga ribuan tiap hari, tapi situs yang memuat SpongeBob tidak begitu banyak di hasil pencarian!

OK! Lupakan dulu Niche SpongeBob sementara! Sekarang kita konsentrasi pada SEO nya dulu. Yuk kita mulai! ☺

BAB I

Mengenal Search Engine Marketing

Dalam Modul ini saya akan lebih menjelaskan tentang bagaimana panduan-interneters bisa mendapatkan traffic gratis dari Search Engine Google daripada Search Engine lainnya.

Alasannya, karena Google lebih banyak memberikan traffic daripada Search Engine lainnya. Google merupakan salah satu Search Engine yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia dan para marketer sangat ingin mendapatkan traffic gratis darinya.

Bagi sejumlah marketer, memiliki situs dengan ranking yang tinggi di Google, merupakan ‘gengsi’ tersendiri, karena dia merasa telah bisa mengalahkan situs-situs lain yang jumlahnya bisa mencapai jutaan situs.

Kalau bagi saya sih, tidak peduli gengsi aah.. yang penting traffic banyak dan pengunjungnya sesuai dengan target market yang saya bidik! ☺

“Okay Saya! Sekarang ajarkan kita dong bagaimana supaya situs kita bisa muncul di halaman utama Search Engine hasil pencarian? Mudahkah? Atau sulitkah?”

Jawabannya... ‘mudah-mudah sulit’ ☺

Mudah, kalau panduan-interneters mau mengikuti setiap petunjuk yang saya berikan dengan telaten. Sulit, kalau panduan-interneters tidak sabaran! ☺

Ikuti petunjuk saya, dan panduan-interneters akan berhasil!

Sebelum saya lanjutkan, saya ingin menjelaskan ‘masalah’ yang sering dihadapi oleh kebanyakan Marketer pada saat mereka belajar SEO.

Sebenarnya masalah tersebut bukan pada SEO nya, tapi lebih pada mental marketer itu sendiri. Banyak marketer yang sangat tidak sabaran ingin mendapatkan traffic gratis dari Search Engine terutama dari Google.

Nah, karena tidak sabaran ini, telah memicu banyak marketer yang akhirnya melenceng dari tujuan semula. Mereka berbuat curang pada Search Engine. Mereka melakukan taktik-taktik yang dikenal dengan sebutan ‘black hat’ pada situs mereka.

Saat ada marketer yang berbuat curang, sekali waktu, si robot bisa saja kecolongan, dan situs yang berbuat curang pun bisa mempunyai ranking tinggi di Search Engine untuk kata kunci tertentu, dan mendapatkan traffic gratis yang banyak.

Tapi ingat, robot Search Engine itu tidak bodoh, lambat laun mereka pasti akan menemukan situs mana yang mencuranginya.

Akibatnya? Situs curang tersebut akan kena penalty dan tanpa ampun. Seperti Google misalnya, kalau mereka tahu dicurangi, sebagai balasannya mereka tidak akan meng-index (menyimpan) situs kita di Search Engine mereka sama sekali. Dan situs kita akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan traffic gratis di kemudian hari.

Jadi saran saya, hindari cara-cara yang terkesan ‘cepat’ yang berhubungan dengan SEO. Hati-hati kalau ada yang menawarkan jasa atau alat yang bisa membuat situs kita ‘tiba-tiba optimis’ dalam jarak waktu yang dekat.

Saya ingatkan, untuk membuat sebuah situs menjadi optimal atau ‘Search Engine Friendly’ ini selalu memerlukan waktu! Terlebih untuk situs yang masih baru dengan domain yang baru pula.

Betul! Umur domain itu sedikit banyak berpengaruh. Lebih tua sebuah domain dan telah online, biasanya lebih mudah untuk dikenal oleh robot-robot Search Engine.

Kalau domain kita masih baru, jangan berharap bisa mendapatkan traffic banyak dalam jarak 1 bulan, bahkan dalam jarak 3 bulan sekalipun, kecuali kita melakukan promosi berbayar.

Untuk sebuah domain baru, biasanya kita bisa melihat datangnya traffic gratis dari Search Engine itu sekitar 6 – 8 bulan, bahkan kadang lebih dari 10 bulan. Ada banyak faktor yang nanti akan saya terangkan dan panduan-interneters akan mengerti kenapa memerlukan waktu selama itu.

Saya pernah membaca sebuah posting di forum panduan-interneters yang mengatakan...

‘Waah.. kalau Saya bilang kita harus menunggu 4-8 bulan untuk mendapatkan traffic gratis dari Search Engine itu kelamaan dong! Apa ada cara lain yang bisa lebih cepat? Saya pernah dengar ada cara yang bilang bahwa situs kita bisa di-index oleh Google dalam jarak 24 jam!’.

Pertanyaannya... Anda hanya mau di-index saja ATAU mendapatkan traffic? Jujur saja, Google tidak pernah mempermudah situs baru bisa semudah itu untuk mendapatkan traffic gratis dari mereka!

Untuk di-index dalam jarak 24 jam, itu memang mungkin dan nanti akan saya tunjukkan caranya bagaimana. Tapi tujuan kita bukan hanya ‘di-index’ di Search Engine mereka, melainkan di-index PLUS ‘muncul’ pada saat seseorang melakukan pencarian dengan kata kunci tertentu, dan ini, sekali lagi, memerlukan waktu!

Pada BAB-BAB selanjutnya, saya akan menjelaskan bagaimana cara mengoptimalkan sebuah situs “yang sebenarnya” agar situs kita menjadi Search Engine friendly.

Tapi ada satu hal yang harus panduan-interneters ingat, lakukan tips-tips yang akan saya ajarkan setahap demi setahap. Ini penting. Karena kalau panduan-interneters melakukannya terlalu cepat, si robot akan curiga.

Apa yang akan terjadi kalau si robot curiga? Apakah situs kita akan kena penalty juga?

Tidak. Situs kita tidak akan kena penalty, karena tips SEO yang akan saya ajarkan bukan merupakan ‘black hat’ atau cara yang curang.

Tips SEO yang akan saya ajarkan merupakan cara SEO yang sebenarnya alias cara yang ‘si robot inginkan’. Tips ini telah berlaku dari dulu dan masih berjalan hingga sekarang. Banyak orang gagal melakukannya karena satu hal tadi yang saya sebutkan: tidak sabaran.

Catatan: Robot Search Engine berjalan berdasarkan ‘algoritma’. Tidak ada yang paham bagaimana rumusan atau cara algoritma mereka bekerja, yang jelas dia ‘menghitung’ kecenderungan atas kecepatan sebuah situs menjadi optimal yang dilakukan secara manual oleh manusia.

Dengan kata lain, Google mempunyai tahapan-tahapan dalam menilai sebuah situs mulai dari nol hingga menjadi optimal atau ‘layak’ untuk dimunculkan di Search Engine mereka.

Nah, kalau sebuah situs yang tadinya belum optimal (seperti situs baru), tapi tiba-tiba dalam jarak yang pendek sudah begitu optimal, ini akan membuat si robot kaget dan curiga.

Sekarang, saya akan memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari..

Kalau suatu hari saya menelpon Anda tepat jam 07:00 WIB dari Bandung. Tiba-tiba 5 menit kemudian saya sudah nongol di Kalimantan tepatnya di depan rumah Anda. Bandung-Kalimantan cuma 5 menit gitu loh! Anda pasti akan kaget dan curiga, bukan? ☺

Melihat saya datang, Anda pasti akan bertanya-tanya.. “Ah, masa sih? Kok cepet-cepet betul, dasar orang yang aneh!”.

Kenapa Anda katakan saya orang yang Aneh? Karena Anda mengerti dan tahu kecenderungan berapa lama biasanya seseorang memerlukan waktu untuk sampai ke Kalimantan dari Bandung. ☺

Begitu juga robot! Dia menghitung kecenderungan berapa lama seorang manusia bisa mengoptimalkan situsnya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh mereka. Yang jelas, kalau kita mengerjakannya terlalu cepat, mereka akan curiga...

“Hey Tus! (Situs), kenapa si kamu optimal begitu cepat? Kamu khan baru lahir! Kok kamu sudah bisa berlari sih? Dasar, situs yang aneh! Huh!” ☺

Lalu apa yang akan si robot ini lakukan kalau kita mengoptimalkan situs baru kita dalam jarak waktu yang terlalu singkat?

Pertama-tama mereka akan memasukkan situs kita ke dalam ‘Sand Box’. Anggap saja SandBox ini ‘penjara sementara’ mereka. Semua situs yang masuk ke dalam SandBox, tidak akan muncul dalam pencarian kata kunci apapun untuk jangka waktu tertentu. Tidak peduli meski situs tersebut termasuk situs yang ‘optimal’, dia tidak akan mendapatkan traffic, tapi tetap di-index.

Sebelum situs kita dibebaskan, situs kita akan di cek oleh si robot di dalam SandBox mereka. Dan ini bisa mencapai 8 – 12 bulan sebelum situs kita dikeluarkan dari penjara mereka! Kayaknya si robot memerlukan waktu untuk mengecek satu per satu situs-situs yang mereka anggap nakal. ☺

Nah, kalau saat ‘di-interogasi’ kita ketahuan memakai taktik ‘black hat’ maka situs kita akan kena ‘penalty’ alias di-banned. Tapi kalau situs kita HANYA optimal terlalu cepat dan tidak melakukan black hat, maka situs kita pun akan dikeluarkan dari SandBox mereka, dan mulai mendapatkan traffic.

Hot Tips: Kalau panduan-interneters punya ide untuk membuat sebuah situs tapi belum ada waktu, saya menyarankan panduan-interneters untuk ber-invest membeli domainnya terlebih dahulu. Dan lalu online-kan segera, meski isinya hanya satu halaman. Karena pada saat online, maka ‘umur’ situs dan domain kita mulai dihitung oleh robot Search Engine.

Ini sangat berpengharuh saat melakukan SEO di kemudian hari. Kalau domainnya sudah berumur dan sudah online beberapa waktu, dan saat itu kita mengoptimalkannya dengan waktu yang relatif cepat, si Robot tidak akan menganggapnya nakal dan tidak akan memasukkan ke dalam SandBox.

Ada banyak marketer yang suka mengkoleksi domain untuk kebutuhan bisnisnya di masa yang akan datang. Dan ini memang sangat membantu.

Ada satu lagi taktik yang banyak digunakan marketer yang ingin saya sampaikan. Saya tidak menyarankan, meski saya sendiri melakukannya, tapi kalau panduan-interneters mau mengikutinya, itu pun tidak menjadi masalah.

Banyak marketer yang mampu membuat situs sebanyak-banyaknya dalam waktu yang relatif singkat dan dengan cara yang benar. Mereka paham tentang adanya SandBox dan tidak takut situsnya masuk SandBox. Bisa dikatakan mereka tidak peduli kalau situs barunya masuk ke dalam SandBox.

Kenapa demikian? Mereka berpikir biarlah situs-situs mereka tidak menghasilkan untuk tahun pertama, tapi dalam jarak 2 tahun ke depan, mereka akan melihat hasilnya, dan mendapatkan traffic gratis tanpa bisa dibendung! Mereka melakukan itu semata-mata untuk invest.

Para marketer ini sudah tahu persis bagaimana cara membangun sebuah situs yang ‘Search Engine Friendly’. Masalahnya hanya si robot saja yang masih belum bisa menerima sebuah situs bisa optimal terlalu cepat.

Jadi, sementara mereka menunggu situs barunya keluar dari SandBox, mereka terus membangun situs-situs baru yang lain.

Nah, maksud saya, tidak menutup kemungkinan ada banyak panduan-interneters nanti yang bisa membuat situs baru menjadi optimal dengan sangat cepat. Cuma ingat saja resikonya, Anda ngebut, Anda ditilang ☺

Terus terang, tidak ada seorang marketer pun yang tahu ‘berapa lama’ sih waktu yang tepat untuk sebuah situs menjadi optimal? Atau... berapa lama waktu yang bisa diterima oleh Google untuk sebuah situs menjadi optimal tanpa dimasukkan ke dalam SandBox mereka?

Saya tidak tahu, dan pihak Google pun tidak akan pernah memberitahu! Itu rahasia ‘algoritma’ mereka. Kalau mereka memberi tahu kecenderungan lamanya sebuah situs boleh menjadi optimal, akan banyak marketer yang menjadi lebih curang. Itu sebabnya mereka membuat SandBox.

Jadi, dalam hal ini saya hanya bisa mengatakan, selama panduan-interneters mengikuti petunjuk SEO yang akan saya ajarkan pada BAB berikutnya, berarti Anda telah melakukannya dengan benar.

Kalau situs Anda tidak muncul dan tidak dapat traffic setelah sekian bulan lamanya, kemungkinan besar situs Anda masuk SandBox. Satu-satunya solusi adalah: Anda harus bersabar.

Apakah ada cara lain yang bisa membantu situs kita keluar dari SandBox lebih cepat? Sejauh ini, tidak ada. Semua marketer ahli akan mengatakan, satu-satunya solusi adalah ‘bersabar’. ☺

Sekarang saya ingin memberi tahu panduan-interneters sesuatu...

Banyak online marketer yang melakukan kesalahan karena mereka tidak mengikuti perkembangan. Mereka tidak tahu adanya ‘penjara situs’ atau ‘SandBox’ ini. (SandBox baru dikeluarkan oleh Google sekitar tahun 2004-an).

Para marketer mengoptimalkan situs mereka dengan cara yang benar. Tapi karena mereka mengoptimalkan situsnya terlalu cepat, satu saat situs baru mereka masuk SandBox, dan mereka penasaran. Kenapa ya?

Mereka berfikir sudah melakukannya dengan benar, tapi kenapa tidak muncul-muncul di Search Engine dan apalagi mendapatkan traffic? Mereka terus mengotak-atik situsnya. Mulai dari kata kunci, deskripsi, dan lain-lain. Pokoknya semua diotak-atik. Nah, saat keluar dari SandBox, situsnya sudah tidak lagi optimal, dan traffic gratis yang diharapkan pun tidak datang.

Jadi saya hanya ingin mengingatkan, kalau panduan-interneters melakukan langkah-langkah yang saya ajarkan dalam modul ini dengan benar, dan dalam jarak beberapa waktu masih belum juga dapat traffic yang dinginkan, kemungkinan besar situs Anda masuk ke SandBox Google.

Apa hal terbaik yang bisa kita lakukan kalau situs kita masuk ke dalam SandBox? Saya sarankan untuk terus menambah konten baru pada situs tersebut secara rutin. Misalnya beberapa kali dalam seminggu.

Membuat situs menjadi ‘Search Engine Friendly’ atau belajar SEO tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Tapi tidak juga sesulit merakit pesawat terbang.

Saya tidak ingin memberikan kesan bahwa setelah belajar dengan Ahira, panduan-interneters tiba-tiba jadi jagoan SEO dan bisa mendapatkan traffic banyak dari Search Engine. Wow.. wow... semua tidak semudah itu, teman! Anda pasti akan menemukan banyak kesulitan pada awalnya, karena masih belajar.

Saya sarankan jangan putus asa, terus berlatih, berlatih, dan berlatih! Jangan lupa untuk selalu membaca ulang setiap modul yang saya berikan. Mungkin ada yang terlewatkan saat Anda membaca Modul saya pertama kali!

Kecenderungan setiap orang adalah tidak sabaran. Banyak panduan-interneters yang selalu haus membaca Modul baru dari saya setiap bulan. Tapi cuma dibaca doang, dipraktekkan nggak! ☺

Dipraktekkan mungkin iya, tapi tidak sempurna, alias sepotong-sepotong. Nah, jangan sampai begitu! Kalau deket saja rumahnya sama Saya pasti dijewer! ☺ OK! Kini saatnya panduan-interneters belajar SEO dengan cara yang benar di halaman berikutnya! ☺

On-Page Optimization

Banyak pemilik situs (webmaster) yang tidak begitu paham tentang SEO. Mereka berfikir, kalau ingin membuat situs menjadi Search Engine Friendly kita hanya perlu membuat situs yang berisi kata kunci yang kita bidik, deskripsi yang baik dan konten yang komplit, itu sudah SEO!

Sebenarnya tidak sesederhana itu.

SEO yang sebenarnya mempunyai 2 tahapan penting:

1. Pengoptimisasian pada situs kita (On-Page Optimization)

2. Pengoptimisasian di luar situs kita (Off-Page Optimization)

Nah, pada BAB 2 ini saya akan menerangkan tentang On-Page Optimization. Saya akan berusaha untuk menerangkannya sesingkat mungkin, langkah-langkah apa saja yang termasuk pada On-Page Optimization ini agar mudah diikuti dan dipraktekkan oleh panduan-interneters

Berikut adalah yang termasuk pada “On-Page Optimization”:

1. Keywords (kata kunci)

2. Meta Tags

3. Content (isi situs)

Untuk lebih jelas lagi saya akan terangkan satu per satu!

On-Page Optimization #1: Keywords

Tentukan Keywords atau Kata Kunci Yang Akan Kita Target!

Banyak marketer yang mengatakan, kalau domain kita berisi kata kunci penting itu lebih baik. Memang betul. Tapi kalau kita memang ingin mem-branding satu nama baru, kenapa tidak!?

Misalnya www.panduan-internet.blogspot.com Belum ada khan tadinya! Tapi sekarang cukup dikenal dan banyak orang yang tahu kalau panduan internet itu bukan nama Rumah Sakit untuk bedah otak, melainkan tempat belajar Internet Marketing! ☺

Jadi, kalau panduan-interneters sudah punya domain dan tidak berisi kata kunci penting, itu tidak apa-apa. Barangkali panduan-interneters ingin mem-branding suatu nama baru seperti yang saya lakukan untuk ‘panduan-interneters’.

Di lain pihak, kalau panduan-interneters mau membeli sebuah domain dan berisi kata kunci penting yang akan dibidik, itu memang lebih baik.

Dalam panduan ini, saya tidak akan menerangkan bagaimana cara membeli domain. Saya anggap panduan-interneters sudah memiliki domain dan bahkan telah menentukan ‘topik’ untuk sebuah situs yang kini akan dioptimisasi.

Sekarang saya akan mengambil contoh, misalnya kita akan membuat situs yang membahas tentang ‘aborsi’ (abortion).

JANGAN langsung kita membidik kata kunci ‘abortion’ untuk situs kita. Yang harus kita lakukan adalah cari dulu kata kunci lain yang berhubungan dengan abortion.

Bisa menggunakan ‘WordTracker’ alat pencari kata kunci berbayar, atau kalau mau yang gratisan bisa menggunakan GoodKeywords.com atau pergi ke Overture.com seperti biasa.

panduan-interneters bisa memilih salah satunya. Ketiga alat tersebut bisa memberitahu kita kata kunci lain yang berhubungan dengan kata kunci utama yang kita ketikkan dan berapa jumlah pencarinya.

Kebetulan saat ini saya sedang membuka ‘WordTracker’. Alat pencari kata kunci yang berbayar. Pada dasarnya sama seperti Good Keywords dan Overture, hanya saja fiturnya lebih banyak.

Sekarang kita lihat hasil riset saya tentang kata kunci ‘abortion’ di halaman berikutnya

Saat saya melakukan riset kata kunci ‘abortion’ di WordTracker, ada 6.533 kali rata-rata setiap hari kata kunci tersebut dicari melalui Search Engine.

Selanjutnya kita pergi ke Google.com, untuk mencari tahu berapa banyak sih halaman situs yang bersaing untuk kata kunci ‘abortion’ ini? Di bawah adalah hasilnya:

37 juta Bo! ☺

Ingat, pada saat kita melihat jumlah hasil pencarian seperti di atas, itu biasanya bukan jumlah domain. Tetapi termasuk juga halaman situs.

Maksudnya, bisa saja khan ada satu domain yang memiliki ratusan halaman dan semuanya membahas tentang abortion. Oleh Google biasanya halaman itu dihitung sebagai bagian dari jumlah pencarian.

Maka tidak jarang, kalau kita klik halaman pencarian selanjutnya kita akan menemukan nama domain yang sama untuk kata kunci yang kita cari.

Tapi dalam hal ini, bila melihat angka 37 juta, menurut saya itu terlalu terlalu besar dan berat saingannya! Jadi saya sarankan jangan mentarget kata kunci ‘abortion’.

Coba kita lihat kembali hasil pencarian kata kunci lain yang berhubungan dengan abortion dan berbentuk prase!

Saya akan ambil contoh kata kunci ‘abortion pill’, yang jumlah pencariannya jauh lebih sedikit yaitu 467 daripada kata kunci utama abortion yaitu lebih dari 6,000.

Sekarang kita lakukan riset lagi di Google.com. Ketikkan kata kunci abortion pill dan kita lihat jumlah saingannya! Coba lihat! Jauh lebih sedikit khan jumlah saingannya! ☺

Dan coba perhatikan, yang menduduki ranking pertama untuk kata kunci abortion pill itu ternyata bukan situs ‘utama’. Tapi jauh ke dalam hingga level ke-3! (Lihat lingkaran merah paling bawah di gambar atas yang saya tunjuk dengan tanda panah!)

www.fwhc.org/abortion/medical-ab.htm => halaman situs ini menduduki ranking pertama untuk pencarian kata kunci ‘abortion pill’

Sekarang, saya akan memberitahu rahasia untuk panduan-interneters

Kalau kita menemukan sebuah halaman situs dalam bisa menduduki posisi pertama untuk kata kunci tertentu, kita akan bisa mengalahkan posisi mereka dengan mudah!

Caranya ?

Tempatkan kata kunci yang sama di halaman utama!

Robot akan lebih cepat menampilkan situs dengan kata kunci yang sengaja kita bidik yang letaknya di halaman utama.

Dalam kasus ini misalnya, kita sedang membidik target market dengan kata kunci ‘abortion pill’. Nah, lebih baik kita simpan artikel khusus tentang ‘abortion pill’ di halaman utama domain seperti www.TentangAborsi.com daripada di halaman “dalam” domain seperti:

http://www.TentangAborsi.com/abortion/medicine/abortion-pill.htm misalnya.

Tapi tunggu dulu, tidak semudah itu! Masih ada tahapan lain yang harus kita lakukan. ☺

Kita tidak akan tiba-tiba mendapatkan posisi pertama kalau kita hanya sekedar menyimpan kata kunci yang kita target di halaman utama. Kita juga perlu memperhatikan Meta Tags. Ikuti petunjuknya di bawah..

On-Page Optimization #2: Meta Tags

Meta Tags adalah sekumpulan informasi yang perlu kita masukan ke dalam halaman situs di antara bagian head di dalam ‘Source Code’.

</span><span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana; color: red;">JUDUL DI SINI</span><span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana; color: black;">

DESKRIPSI DI SINI">

KATA KUNCI DI SINI">

Dalam panduan ini tidak akan dibahas bagaimana memasukan Meta Tags ke dalam sebuah halaman situs, karena sudah dibahas dalam modul cara membuat website, kalau panduan-interneters lupa, silahkan pelajari kembali modul “Panduan Dasar Pembuatan Website Bagi Pemula”. Modul tersebut akan lebih membahas mengenai bagaimana cara memasukan Meta Tags yang benar.

Meta tags terdiri dari 3 komponen utama, yaitu :

a. keywords

b. title

c. description.

a. Meta Keywords

=> KATA KUNCI DI SINI">

Meta Keywords harus mengandung kumpulan kata kunci yang akan kita bidik dan berhubungan dengan tema website yang akan kita buat.

Pertanyaannya sekarang, berapa banyak kata kunci yang harus kita masukan ke dalam Meta Keywords sebuah halaman situs?

Jawabnya: Tergantung panjangnya artikel atau konten!

Kalau konten halaman utama kita cukup panjang dan memuat banyak kata kunci, mungkin kita bisa memasukkan 3-6 macam kata kunci untuk satu halaman. Tapi kalau kontenya hanya 2 paragraph tentang ‘abortion pills’, misalnya, ya cukup satu kata kunci saja yang dibidik.

Dengan kata lain, jangan menambahkan kata kunci ke dalam Meta Keywords, juga Meta Tags lainnya kalau kata kunci tersebut tidak terdapat di dalam konten!

b. Meta Title

</span><span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana; color: red;">JUDUL DI SINI</span><span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana; color: black;">

Isi judul ini harus memuat kata kunci utama yang kita bidik.

Buatlah judul yang singkat, jangan terlalu panjang. Usahakan judul tidak memuat kata yang tidak penting atau tidak ada hubungannnya dengan kata kunci yang kita bidik, walaupun itu berupa kata and atau or.

Ingat: ‘Judul’ yang sedang saya bahas sekarang BUKAN ‘judul artikel’ atau konten! Kita belum sampai ke sana. Judul atau title yang saya bahas sekarang adalah ‘judul halaman’ yang disimpan di dalam ‘Source Code’ HTML.

Judul Halaman atau Meta Tittle ini nantinya akan muncul di atas ‘Browser’ seperti di bawah ini:

Nah, berhubung judul HARUS memuat kata kunci utama dan tidak memuat banyak kata lain yang tidak ada hubungannnya dengan keyword utama, maka seandainya halaman utama saya membidik kata kunci di bawah ini misalnya:

1. Abortion Pills

2. Medical Abortion, dan

3. Abortion Infromation

Saya akan tempatkan pada Meta Title seperti berikut :

</span><span style="color: red;">Abortion Pills | Medical Abortion | Abortion Infromation </span><span style="color: black;">

Dan nanti akan muncul di atas browser seperti ini:

Tempatkan pembatas “|” untuk setiap kata kunci yang kita target. Selain menghemat Space atau tempat di Meta Tittle, juga membuat judul halaman tampak lebih mudah dipahami, baik oleh pengunjung ataupun oleh robot!

c. Meta Description

Komponen ketiga dalam meta tags adalah description (penjelasan). Description ini harus memuat semua kata kunci yang telah kita masukan ke dalam Meta Keywords.

Usahakan penjelasan juga tidak terlalu bertele-tele atau memuat kata yang tidak begitu penting.

Contoh penjelasan yang bisa kita masukan ke dalam meta description adalah sebagai berikut :

Excellent resources on abortion pill, medical abortion, abortion information and much more!">

Perhatikan deskripsi yang dimasukkan di atas. Semua memuat kata kunci yang dibidik.

Kesimpulan: Bahwa Meta Tags (= Meta Tittle, Meta Keywords dan Meta Description), semua harus mengandung kata kunci yang sama (yang dibidik) tanpa tambahan lain yang terlalu bertele-tele

Content merupakan raja dari semua tampilan situs kita. Tidak peduli meskipun tulisan kita paling bagus sedunia, tapi kalau tidak memenuhi syarat sang Robot, situs kita tidak akan muncul di Search Engine seperti yang di harapkan.

Sebelum saya lanjutkan, ada 3 hal yang perlu panduan-interneters pahami:

1. Tampilan situs yang penuh warna (termasuk artikel), pokoknya yang bisa dilihat oleh ‘mata’ melalui internet browser seperti IE dan sejenisnya, itu kita suguhkan untuk manusia.

2. Sementara ‘Source Code’ alias kode-kode HTML yang menjadikan sebuah situs seperti di atas, itu kita suguhkan untuk robot!

Di bawah adalah kode-kode HTML yang kita suguhkan untuk robot, yang nantinya akan membentuk sebuah website seperti website panduan-interneters di atas tadi!

Dengan kata lain, robot memang tidak mengerti tampilan situs yang biasa dilihat oleh ‘manusia’. Robot tidak suka/paham segala tampilan yang penuh warna, bahkan meski ada foto cantik Ahira sekalipun, robot tidak peduli! Hhm... dasar robot yang aneh! ☺

3. Nah, yang ketiga yang harus dipahami oleh panduan-interneters sebagai online marketer sekaligus webmaster adalah.... kita harus bisa memberikan apa yang manusia dan robot inginkan pada waktu yang bersamaan! Ini yang susah! ☺

Mengacu pada point ke-3 di atas, begini saya terangkan...

Kita membuat situs untuk mendapatkan keuntungan dari manusia, sementara manusia (traffic) baru akan datang ke situs kita lewat kerjaan si robot. Di pihak lain, si robot baru mau bekerja dan memberikan apa yang kita mau (‘traffic gratis’ alias manusia) pada saat kita bisa memberikan apa yang robot inginkan => SEO.

Untuk lebih jelas lagi, saya akan terangkan lagi dengan cara memberikan contoh kasus seperti di bawah ini:

􀃖 Kasus A: Tampilan situs kita menarik dan sangat menjual, tapi situsnya tidak ‘optimize’ alias SEO => Akibatnya: traffic yang datang dari Search Engine sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali, karena kita tidak memberikan apa yang robot inginkan sebagai imbalan untuk mendatangkan traffic gratis ke situs kita. Kalau traffic situs sedikit, ini tentu saja akan berakibat pada penjualan. Kalau kita ingin mendapatkan penjualan yang banyak, kita harus melakukan promosi berbayar seperti PPC misalnya.

􀃖 Kasus B: Tampilan situs tidak menarik dan tidak menjual. Tapi situsnya sangat Optimize alias menerapkan SEO. => Akibatnya: Traffic yang datang banyak, tapi karena isi situs untuk ‘manusia’ tidak menarik, jadi mungkin tidak ada penjualan. Situs dengan kasus B hanya menarik perhatian ‘robot’. Ingat, robot tidak melakukan pembelian. Jadi percuma kalau situs optimis tapi tidak menjual.

􀃖 Kasus C: Kasus ini adalah kasus yang panduan-interneters inginkan! Situs menarik dan menjual untuk ‘manusia’, dan optimis untuk ‘robot’ bisa mengirimkan traffic Gratis. Ini yang kita kejar. Itu sebab saya katakan: kita harus bisa memberikan apa yang manusia dan robot inginkan pada waktu yang bersamaan!

Apa yang robot inginkan sebagian sudah saya ajarkan, di antaranya tentang Keywords yang kita bidik dan isi Meta Tags. Sekarang kita akan berlanjut pada ‘Content’.

Di antara semua On-Page Optimization, saya bisa katakan Content adalah bagian yang cukup sulit. Di sinilah kita harus bisa memberikan apa yang manusia dan robot inginkan pada waktu yang bersamaan! Dan terus terang, ini tidak mudah.

Tapi demikian, saya akan memberikan panduan dasar yang akan membimbing panduan-interneters untuk memiliki Content yang diinginkan oleh robot sementara masih bisa dimengerti dan tetap menarik untuk dibaca oleh manusia!

Content halaman situs berisikan 2 komponen utama yaitu judul (title) dan isi (body).

Ingat, dalam Modul ini saya tidak akan membahas bagaimana cara menulis content untuk manusia, melainkan untuk robot! Karena kita sekarang sedang belajar SEO. ☺

Nah, berikut adalah hal-hal penting yang diinginkan roboth dalam penulisan content suatu website :

1. Judul Utama HARUS Memakai Jenis Huruf

.

Di bawah adalah contoh besarnya tulisan dengan jenis huruf

:

"Create Your Own Wedding Vows"

Kode HTML-nya yang kita simpan di bagian ‘Source Code’ adalah sebagai berikut:

”Create Your Own Wedding Vows”

2. Judul Harus Memuat Kata Kunci Utama Sebagai contoh, saya membidik kata kunci ‘wedding vows’ misalnya. Maka kata kunci tersebut akan saya masukkan ke dalam judul utama => ‘Create Your Own Wedding Vows’

3. Tempatkan Judul Utama Di Bagian Paling Atas Website

Bagian atas situs merupakan bagian dari website kita yang akan pertama kali didatangi robot google. Jadi pastikan robot membaca judul yang berisi kata kunci utama. Dan ingat, judul ini harus memakai jenis huruf

4. Tulisan ‘Sub Judul’ HARUS Memakai Jenis Huruf

Sub Judul ini biasanya di simpan setelah judul utama. Lihat contoh di bawah:

Ini Pura-Puranya Judul Utama Dengan Jenis Huruf

Ini Sub Judul Dengan Jenis Huruf

☺

Kode HTML di bagian ‘Source Code’ untuk sub judul adalah seperti ini:

Sub Judul Di Sini!

5. Isi atau Content Situs HARUS Memuat 3 - 8 % Kata Kunci Utama.

Misalnya, kalau jumlah kata artikel kita adalah 1000, maka dalam artikel tersebut harus memuat antara 30 - 80 kata kunci utama yang disebarkan di setiap alinea artikel secara merata dan masuk akal untuk di baca oleh manusia.

Sama halnya kalau jumlah kata artikel kita adalah 100, maka isi artikel tersebut harus memuat antara 3 - 8 kata kunci utama dengan penyebaran yang merata dan masuk akal untuk dibaca oleh manusia.

Dengan kata lain, panjang pendeknya artikel tidak berpengaruh pada optimal atau tidaknya situs yang kita bangun, kita bisa membuat artikel dengan jumlah kata 100, 200, 300,…dst. (Normalnya hingga 2000 kata). Yang penting yang harus kita perhatikan adalah perbandingan yang tepat antara jumlah kata artikel dan jumlah keyword utama yang termuat dalam artikel tersebut.

Tips: Untuk menghitung jumlah kata dalam sebuah artikel itu mudah. Masukan artikel yang ingin kita hitung jumlah katanya ke dalam Microsoft Word (MS.Word). Lalu pilih menu TOOLS => WORD COUNT, maka akan muncul jumlah kata artikel yang kita simpan pada MS Word tadi.

Nah, setelah itu kita tinggal mengkalikan saja, berapa jumlah keywords yang harus ada dalam artikel tersebut!

Rumusnya:

Jumlah kata keseluruhan X 3 s/d 8 % = jumlah keyword utama yang harus muncul dalam artikel tersebut.

6. Keyword Utama Yang Pertama Kali Muncul Di Halaman Artikel HARUS Di Garis Tebal.

Usahakan keyword utama yang pertama kali muncul pada content untuk dicetak tebal atau diberi garis bawah atau dimiringkan. Pilih saja salah satu di antara ketiganya, tidak perlu dipakai semuanya.

Saya sendiri cenderung lebih memilih garis tebal ketimbang garis bawah atau bentuk tulisan miring.

Kalau perlu, tempatkan keyword utama persis sebelum artikel dimulai. Lihat contoh di bawah.

Misalnya Ini Judul Utama Artikel

Ini kata kunci utama. Baru di sini mulai isi artikel. Paham? ☺

Ingat, tidak perlu semua keyword utama dicetak tebal dalam artikel. Cukup satu kali saja yang kita temui dibagian awal. Sebagai contoh, panduan-interneters bisa lihat tampilan salah satu website niche saya yaitu www.1st-in-wedding.com

Perhatikan bagaimana saya mencetak tebal kata kunci utama.

Pengumuman: Terus terang, situs www.1st-in-wedding.com ini belum sepenuhnya optimis. Saya membuat situs ini untuk simulasi pembelajaran panduan-interneters IMC tentang ‘Niche Market’ bukan SEO. Karena saya terus menerus membuat modul, jadi saya belum ada waktu untuk mengoptimalkan situs tersebut. Mudah-mudahan dalam jarak waktu yang dekat situs tersebut bisa saya optimalkan.

7. Gunakan Anchor Text

Pada saat kita membuat link, baik itu di dalam menu atau pun apalagi di dalam artikel, selalu gunakan anchor text.

Anchor Text adalah link yang berbentuk tulisan! Seringkali kita temukan link di dalam situs misalnya click here, nah itu yang dinamakan Anchor Text.

Link tersebut biasanya ngelink ke halaman situs kita yang lain atau bahkan ke situs orang lain. Nah, kalau ingin menerapkan SEO, usahakan jangan memakai text ‘click here’ tapi ganti dengan keyword yang kita target.

Contoh: Learn More About Abortion Pills Here!

8. Tambahkan Alt Tags Pada Image

Usahakan setiap image atau gambar yang kita simpan di halaman situs untuk selalu dibubuhi “alt tag” di dalam Source Code. Alt tag ini berfungsi untuk mendeskripsikan gambar atau image kepada robot.

Ingat, robot tidak paham dengan ‘gambar’. Tadi sudah saya katakan, robot tidak peduli dengan foto keren Ibu Saya sekalipun! Nah, untuk memberitahu robot mengerti ‘Apakah gambar itu’ kita harus memberinya penjelasan dengan kode yang dimengerti oleh robot, yaitu melalui Alt Tags!

Berhubung robot tidak punya mata dan perasaan, jadi penjelasan apapun yang kita tulis di Alt Tags, dia akan mempercayainya! Contoh, meskipun foto yang disimpan adalah foto Anne Ahira, tapi kalau di Alt Tags kita tuliskan ‘Lady Diana’, si robot pasti akan percaya, dan membaca foto itu adalah foto ‘Lady Diana’.

Memang robot itu pinter-pinter bodoh! ☺

Nah, keuntungan apa yang bisa kita pergunakan dengan kebodohan robot tersebut? => Kita bisa memberikan penjelasan gambar apapun sebagai ‘keyword utama’. Misalnya, keyword utama kita adalah ‘abortion pills’, nah meskipun gambar yang ada di situs kita itu gambar monyet, kita bilangin saja sama robot itu gambar ‘abortion pills’. ☺

Dengan demikian, semua aspek yang ada di dalam ‘Source Code’, mulai dari Kata kunci, Meta Tags, Content, bahkan sampai gambar, semua selalu berhubungan, dan ini memang yang diinginkan oleh si robot.

Berikut adalah cara untuk menambahkan alt tags pada gambar di Source Code

Di bawah ini adalah format kode html yang biasa digunakan untuk menampilkan image :

LOKASI FILE IMAGE" width="" height="">

Anda tinggal tambahkan fungsi Alt tag pada kode diatas seperti ini:

”</spanImage Description” src="LOKASI FILE IMAGE" width="" height="">

Contoh Aplikasi:

”</spanAbortion Pill” src="http://www.SitusAborsi.com/images/pill.jpg" width="" height="">

9. Usahakan Yang Didatangi Pertama Kali Oleh Robot Google Adalah Judul Content!

Hal ini bisa kita usahakan dengan menempatkan isi dari artikel kita di sebelah kiri website, sedangkan kolom menu atau link navigasi ditempatkan di sebelah kanan website.

Contohnya seperti ini :

JUDUL DI SINI

Artikel mulai di sini. Artikel di sini. Artikel di sini. Artikel di sini.

Link Menu 1

Link Menu 2

Link Menu 3

Link Menu 4

Tapi ada kalanya kita ingin menempatkan sebaliknya, yaitu isi dari artikel kita ada di sebelah kanan, sedangkan kolom menu atau link navigasi ditempatkan di sebelah kiri website.

Nah, untuk memenuhi hal ini, kita jangan membuatnya seperti ini :

Link Menu 1

Link Menu 2

Link Menu 3

Link Menu 4

JUDUL DI SINI

Artikel mulai di sini. Artikel di sini. Artikel di sini. Artikel di sini.

Tapi, kita harus membuat kolom seperti ini :

Link Menu 1

Link Menu 2

Link Menu 3

Link Menu 4

JUDUL DI SINI

Artikel mulai di sini. Artikel di sini. Artikel di sini. Artikel di sini.

Lho, kenapa ? ko bisa ?

Alasannya, robot akan membaca bagian paling kiri situs terlebih dahulu. Tapi karena bagian paling kiri kosong, maka robot akan pindah ke kolom kanan yang lebih sejajar, dan dia akan membaca judul kita yang berisi untuk pertama kalinya.

Jadi sebenarnya tidak ada masalah jika kita ingin menempatkan artikel di sebelah kiri dan kolom menu di sebelah kanan atau sebaliknya, yang paling penting adalah kita harus bisa menyiasati supaya google mau membaca judul artikel untuk pertama kali.

Sebagai kesimpulannya, saya ingin menyoroti satu hal, bahwa walaupun kita sudah membuat on-page optimization semaksimal mungkin, namun masih ada faktor penentu lain yang lebih penting dan lebih berpengaruh dalam menentukan posisi situs kita di Search Engine. Semua ini akan lebih dibahas dalam off-page optimization di Modul berikutnya! ☺